LAPTOPKU SAYANG, LAPTOPKU MALANG

Aduh, lagi - lagi penyakit acer 5052 ku kambuh. Deritan makin terasa saat akan menutup layar. Kreek !. Bunyinya seperti akan patah, tapi sebenatnya tidak. Pernah ketika di suatu tempat Wifi-an, yang suasananya sepi walaupun ramai pengunjungnya, orang - orang yang ada di situ menoleh ke arahku. Dengan tatapan liar seperti orang curiga, mereka memburu sekitarku, tampaknya mencari sumber bunyi tadi. Aku hanya malu dan tersenyum sambil nenunjuk laptop yang sudah tertutup.

Aku kepengin sih cari laptop baru walaupun aku amat sayang pada laptop lamaku itu. Kasian rasanya kalau ingin di jual, coz itu laptop pertamaku yang suka aku tenteng kemana - mana, bahkan mudik.


Acer 4530, laptop mantap dengan harga mahasiswa. Tapi sayang lagi, harga dolar yang melambung tak terkendali membikin dilema baru buat aku dan para huntingers laptop baru. Mestinya laptop itu bisa dibawa pulang dengan 5,6 jutaan lah, sebelum krisis gila ini. Sekarang kita mesti menombok 2,4 jutaan lah, bukan angka yang kecil bagi orang kecil seperti aku.

KLIK DISINI untuk spesifikasi Acer 4530.

So, 5052 atau 4530 ya ?
[..]


SAJAK PEKAN INI - SAJADAH

telah aku terima sajadah
yang engkau kirimkan kepadaku, kekasihku
yang bertuliskan namamu
yang engkau titipkan lewat rabiah

dia berkata-kata padaku tentang dirimu
dan memberikan aku mangga yang ranum
dia juga menunjukkan karpet yang beragam padaku
tapi dia menggulung milikku dan menyerahkannya
pada seorang lelaki untuk membawanya pergi


"kamu lebih memerlukan sajadah
daripada karpet. bergegaslah.
bayarlah aku limaribu
kamu akan mendapatkan milikmu"

lalu lelaki itupun pergi membawa
gulungan karpet tanpa menoleh lagi padaku
padahal dia yang menyeret tanganku melintasi awan
membelah lautan dan menghadapkan aku padamu

telah aku terima ikrar
yang disebutkan rabiah padaku, kekasihku
dengan luapan cinta dan pemujaanku padamu
aku senantiasa menyapa langit dan semesta
menyerahkan diriku untuk mencintaimu
getar dan detak
tangis yang menggenangi pori-pori
limpahan rindu untuk dirimu

telah aku terima semua
yang dikatakan rabiah padaku, kekasihku
mutlak! maafkan, jika senantiasa
aku meminta ridho dan kasihmu

Jakarta, 2008

dari : http://republika.co.id/koran/0/14256.html
[..]


(maaf) BH UNTUK KALANGAN LAKI - LAKI

Aku serasa akan meloncat dari tempat aku terduduk saat menikmati siaran TV yang kala itu sedang menyiarkan berita. Sambil agak tersenyum geli, si pembaca berita menyuguhkan satu berita yang menggelikan sekaligus menjijikkan.

"...di Jepang, baru - baru ini, sedang laris (maaf) BH untuk kalangan yang memiliki kumis dan janggut..."
Reflek aku raba bagian bawah daguku dan di depan lubang hidungku.

Aku langsung melaju ke warnet agar lebih jelas menyimak kabar tersebut. Dan benar saja, seperti yang tertulis di 'inilah.com', memang ada pakaian dalam khusus wanita yang dibuat oleh orang - orang yang 'terlampau kreatif' untuk dijejalkan di dada berbulu lelaki. Yang lebih mencengankan, pria yang sudah pernah memakainya, merasa lebih nyaman jika dibandingkan tidak menggunakannya.

KLIK DISINI untuk membaca berita selengkapnya.


KLIK DISINI untuk web penjual barang bagus tersebut.

Luar biasa. Apa yang sedang terjadi ? Apakah laki - laki akan meninggalkan kodratnya sebagai penghasil sperma ? Lalu akan bermetamorfosis menjadi wanita tanpa tuba falopi ?

Sebagai muslim, jelaslah kita dilarang untuk mengenakan pakaian wanita. Jangankan pakaian yang begitu besarnya menempel ditubuh, anting - anting sekalipun yang bernaung di lekuk daun telinga pun sudah haram hukumnya untuk digunakan oleh kalangan Adam. Sebelumnya, apa sih yang akan di-HOLD (kata dasar dari BH = breast[payudara] HOLDer[penyangga]) dari laki - laki ?

Aku jadi kepikiran, jika sang suami memakai BH-dan sang istri juga, bagaimana lucunya kedua pengguna BH saling bercinta ? Siapa yang akan melepas perangkat mereka terlebih dahulu ?
[..]


DIGITAL FORTRESS - DAN BROWN


"Tidak ada benteng digital !"
"Kita semua sudah tertipu !"

Begitulah akhir dari kisah pak komandan NSA dalam cerita pak Brown.

Benteng Digital merupakan novel urutan ketiga dari koleksi novel pak Brown yang aku miliki-sebelumnya Deception Point dan Malaikat & Iblis. Dibandingkan dengan kedua novel sebelumnya, Benteng Digital atau Digital Fortress merupakan novel yang sedikit rumit untuk dibaca. Pasalnya, setting tempat pada bacaan ini berada pada gedung pertahanan rahasia yang sangat sukar untuk dibayangkan. Layar monitor yang bertaburan, belum lagi ruang - ruang yang tertutup rapat dan sedikit pusing dengan istilah - istilah intelejen.

Untuk aku, novel ini aku beri nilai 7 dari nilai maksimal 10. Sedangkan untuk 2 novel lainnya di atas, aku beri nilai 8. So, untuk yang ingin membaca, pasang mata dan pasang imajinasi sebaik mungkin, karena pak Brown sangat apik membuat triller yang imajinatif. [..]


CUCI MATA - BIDIKAN LENSA


Eit, cuci mata jaman sekarang nggak perlu repot..

Anda juga bisa menyaksikan perasaan yang terkandung dari foto bidikan kamera..
Nih ada forum bagus buat pecinta dunia potret :

Fotografer.net dan Lensa.net

Banyak foto yang melaundri mata kita..
Coba aja.. [..]


AMAZING TASIKAMALAYA ! CINTA DIBAYAR DENGAN BIRAHI

Ngeri dah..
Aku masih kebayang berita tadi sore di ANTV. "Siswi SMP diperkosa".

Tapi itu bukan ujung dari beritanya.
"... diperkosa puluhan orang (28 orang)..."
"... di antara pemerkosa, beberapa masih berstatus sebagai pelajar SMP. Lainnya adalah siswa SMA dan ada juga para pengangguran..."
"... mereka dikenakan tarif 5 ribu sekali main..."
"... Siswi tersebut 'mau' diperkosa karena sang pacar menginginkannya, takut diputus pacar, begitu paparnya..."

Takut diputus pacar, lalu mau diperintahkan untuk diperkosa ????
Ada apa ini ?

Siswa SMP (Mts malah), yang seharusnya mendapat perlindungan dan masih menikmati masa kanak - kanak, malah harus direnggut kehormatannya demi sang pacar kurang ajar ?
Di jual malah !

Astagfirullah...

Heh 'pacar gila', aku juga lelaki. Yang namanya ke-virginan, bagiku adalah suatu mahkota suci. Seorang cewek yang bisa menjaga keperawanannya adalah cewek yang masuk dalam keriteriaku. Jika, ia sudah pernah kebobolan, berarti cintanya nggak hanya untukku. Tapi, jika memang cewek itu mencintaiku seuntuhnya, maka membobolnya adalah hak mutlak untukku, tapi jika itu memang sudah saatnya-nikah maksudnya.

So, pesan aku buat wanita - wanita yang mengerti arti 'cinta', jika sang cowok meminta pembuktian cinta dengan cara yang lazim digunakan jaman sekarang-ML tapi belum nikah, JANGAN PERNAH MAU !. HARAMKANLAH DIRIMU DARI PERBUATAN ZINA !. Kalau memang ingin membuktikan cinta, ya menikahlah, ikatlah cintamu dengan ikatan yang lebih kuat dari sekedar pacaran. Jika seandainya kamu terlanjur melakukan perbuatan haram itu, tapi ternyata disaat kamu nikah, mempelai pria bukanlah 'si pembobol' itu, apa yang akan kamu katakan kepada suamimu kelak ? [..]


UGM DIKOYAK PUTING BELIUNG

Siang itu langit sangat membuat aku gemetaran. Di sisi barat laut, tepatnya, awan hitam menggumpal berarak menuju ke arah kampus. Aku yang baru saja menuntaskan rapat untuk Qurban besok cepat - cepat memacu motor untuk tiba di rumah sebelum hujan atau yang lebih tepatnya badai besar-yang aku takutkan-datang.

*

Lalu aku duduk manis di depan televisi yang sedang menyiarkan berita. Obama lagi. Tapi sejurus mataku memandang ke arah bawah, ke arah running text, "Puluhan pohon tumbang di wilayah UGM". Reflek, naluri pemburu, langsung aku bergegas mengganti baju, dan lagi, aku pacu motor dengan secepat - cepatnya.

Ketika aku tiba di perapatan MM, aku melihat pengaluhan jalur yang menuju ke arah selatan. Tampak pipa polisi-apa sih namanya yang untuk blokir jalan itu, melintang di sisi timur jalan. Aku segera berbelok ke timur, ke arah peternakan, yang akan melewati timur Maskam.

Benar saja, ketika melewati bunderan Maskam, aku melihat sebuah pohon yang tumbang ke arah jalan. Semakin ke selatan lagi, aku baru sadar, angin yang sudah menerjang ini sangatlah berbahaya. Genting - genting yang ada di atap D3 Ekonomi sudah mendarat di atas tanah. Begitu juga yang di alami beberapa papan reklame yang ada perempatan Sagan. Salah satunya ada yang sampai oleng ke selatan, seperti ingin menimpa POM bensin yang ada di bawahnya. Yang satu lagi kain reklamenya sudah tercabik - cabik, bahkan sebagian diterbangkan ke barat sekitar kurang lebih 20 meter.

Dahsyat.

Ini belum seberapa daripada yang terjadi di dalam arae UGM.
Videonya....






Sebagian pohon tumbang, dan kebanyakan pohon itu tumbang hingga terangkat akar - akarnya, bahkan pohon yang besar sekalipun. Tempat - tempat usaha, baik PKL maupun skala besar tidak luput dari amukan sang puting beliung. Pedagang PKL-Sup buah dan kawan - kawannya-tampak lesu saat menyaksikan aset mereka hancur berantakan.


Bank BNI kecil yang berada di utara kanto pos Bulaksumur pun mengalami kerusakan pada atapnya. Sebuah tiang telepon ambruk ke tengah jalan di depan GMC. Yang tampak paling menyedihkan adalah gedung BEM KM UGM.


Atapnya pada beterbangan, tertimpa pohon pula. Suasana kacaupun terjadi di Kopma. Atap parkir tampaknya tidak mampu menahan beban seberat puting beliung. Gama plaza, yang belum diresmikan pun menjadi sasaran empuk. Kaca - kaca yang menjorok di lantai atas pecah berantakan. Bank Mandiri ikut mencicipi pahitnya amukan angin kencang itu. Papan namanya ikut tumbang, bahkan salah satu tempat spanduknya pun ikut rubuh yang mengakibatkan jebolnya salah satu bagian tembok pagar di sisi utaranya. Yang membuatku ketawa adalah, durian, tempat mengapit mobil undiannya Bank BNI ikut terseret hingga ke sisi utara gedung GamaPlaza. Beberapa tower yang ada di area becana tak luput jadi bidikan. Tower milik Jogja medianet dan pemancar radio milik Swaragama, patah. Hingga kini, radio yang berfrekuensi 101,7 FM ini belum dapat beroperasi.


Jogjakarta, 7 November 2008 [..]


QUANTUM OF SOLACE, FILM PENDEK



Duduk manis di deratan bangku H membuat mata ini agak sedikit terganggu adaptasinya. Pasalnya, layarnya masih tampak besar. Biasanya aku nonton film ya di Laptop, jadi cangkupan layarnya jauh lebih kecil. Tapi itu cuma sebentar. Saat Pak Bond muncul, aku langsung mencoba menyerap semua detail yang ada di layar itu.

Mas Craig muncul dengan mobil hitam. Adegan kejar - kejaran langsung mewarnai babak pertama. Suara pistol dan SMG yang bingar membuat suasana di bioskop serasa milik kita sendiri. Dentuman yang dihasilkan dari letusan senapan, sanggup membuat kursi yang aku duduki bergetar hebat. Dan, mobil yang "jahat" akhirnya masuk ke jurang.

Aku tidak paham apa yang kali ini Bond cari. Mula - mula menyekap orang, lalu muncul penghianatan. Hingga akhirnya berujung pada pencarian bos Quantum yang ingin memonopoli air. Bahkan, kata - kata Quantum sendiri, hanya muncul paling tidak 2 kali saja. Yang aku takutkan, orang - orang akan berfikir 'apa sih Quantum itu?'. Bah, judulnya ada Quantum of Solace, tapi maksudnya apa coba. Mungkin kalau aku menonton langsung film ini tanpa terlebih dahulu baca sinopsisnya, wah, aku dan filmnya nggak bakalan nyambung, hehe.

Filmnya juga termasuk pendek, hanya kira - kira satu setengah jam.

Tapi, yang masih penasaran ama itu agen 007, beli aja tiketnya dan nonton filmnya. Coz, katanya sih cuma dari tanggal 5 ampe 11 November aja tuh.

Aku kasih nilai 7 aja dah.

Jogjakarta, 6 November 2008 [..]


JOGJAKOMTEK 2008, BENAR - BENAR KING !

Reklame itu bergambar seekor mahkluk besar berbulu lebat sedang mengamuk sambil menenteng hasil jarahan-yang aku ingat hanya setumpuk monitor. Sambil membuka mulutnya yang ditumbuhi gigi nan tajam, sang Mahkluk nampaknya ingin memberitahukan bahwa "Ini komputerku !". Dan di bawahnya terdapat jam tayang-layaknya sinetron TV, serta tanggal tanyangnya. Namun perlahan gambar itu menjadi kabur lalu muncul gemuruh dari arah barat, hujan lebat tiba di sore hari.

Ha.

Aku datang ke JEC dengan sedikit dongkol, sedang ada problem dengan "calon bini". Sedikit dongkol itu justru membuat aku makin cool, dengan dada membusung dan langkah bak tentara semangat muda aku coba terjang lautan orang yang berjejal di tiket box. Bukan main, tiket box ini di desain mirip yang ada di bioskop, lengkap dengan segala ornamennya. Dan kondisi ini-ramainya bukan main, persis dengan yang ada di bioskop saat orang - orang lagi demam film Laskar Pelangi. Dari sini saja, aku sudah berani jamin, di dalam bakalan makin heboh.

Benar saja, belum ada separuh gedung aku berjalan, sebagian lorong sudah mampet. Tidak ada jalan bagi orang yang berbobot. Alnect pun seperti biasa ramainya. Dan seperti biasa pula, brosur "koran"nya-karena besarnya mirip dengan koran-pun tersedia. Tak mau aku lewatkan brosur besar itu.

Dollar yang melambung tampaknya tidak mempengaruhi pasar komputer Jogja. Dari KingKomp ini sendiri, aku dapat melihat antusiasme masyarakat akan perkembangan teknologi yang kian hari kian meroket. Mungkin inilah cerminan dari hausnya masyarakat terhadap teknologi yang ada di Indonesia. Jika barang - barang ini dapat diproduksi sendiri oleh dalam negeri maka kita tidak peduli lagi berapa harga dollar terhadap rupiah, dan tentu harga barang akan lebih murah. Atau justru masyarakat hanya ingin yang gratisannya dari pemeran ini, Brosur Gratis ?.

Jogjakarta, 4 November 2008 [..]


OPERATOR PERANG OTOT

Tampaknya, perang tarif telepon seluler sudah membuat hilangnya kesabaran para pegawainya, hingga melakukan pengerusakan terhadap atribut iklan salah satu operator seluler muda. Kerjar - kejaran konsumen mmembikin gerah persaingan telekomunikasi.

Ini yang terjadi di salah satu konter pulsa yang berada di salah satu tempat di Jalan Kaliurang, tempat dimana aku biasa mengisi pulsa. Iklan - iklan Axis yang tertempel manis di tembok dirusak bahkan dicopot oleh salah satu sales dari provider XL.

Bermula dari pertanyaanku kepada Mas yang menjual pulsa itu. "Koq iklannya Axis (yang baru) cuma fotokopian?". Biasanya, yang aku lihat, ada poster - poster dari Axis yang cukup menarik perhatian. Apalagi Axis baru saja mengeluarkan promosi baru, yakni bonus bicara hingga 120 menit itu. Pasti ada saja poster barunya, pikirku, tapi kemana?. Lantas si Mas menyahut, "Iya, sebetulnya ada banyak di tembok itu". Dia menunjuk ke tembok yang ada di sebelahku. "Tapi kemarin habis 'dihabisi' sama orang XL, tapi saya masih punya banyak kok..", lanjutnya.

Hoho, ada yang sedang naik pitam. Dan kami larut dalam obrolan singkat itu.

Kamipun berasumsi, orang - orang XL sudah kehabisan akal dan kesabaran dalam menghadapi gempuran dari Axis. Hal ini mungkin disebabkan 'larinya' pelanggan XL menuju Axis yang dimana menawarkan program yang nampaknya lebih murah ketimbang XL. Dulu, sebelum mencuatnya Axis, XL-lah provider seluler yang paling ramah dompet, sehingga orang - orang yang terjerat kesempitan dana maupun termakan rayuan iklan akan berpindah menuju XL. Nah, sekarang, muncullah sesuatu yang baru, sesuatu yang lebih irit ketimbang XL. Maka, pelanggan - pelanggan pelarian tadi, akan berlari lagi menuju Axis.

Dan, jujur, akupun adalah salah satunya. Tapi aku lebih memilih jalan tengah, memakai Axis dan juga-provider lamaku- XL. Dan ternyata, beginipun tetap hemat.

Jogjakarta, 4 November 2008 [..]