JOGJAKOMTEK 2008, BENAR - BENAR KING !


Reklame itu bergambar seekor mahkluk besar berbulu lebat sedang mengamuk sambil menenteng hasil jarahan-yang aku ingat hanya setumpuk monitor. Sambil membuka mulutnya yang ditumbuhi gigi nan tajam, sang Mahkluk nampaknya ingin memberitahukan bahwa "Ini komputerku !". Dan di bawahnya terdapat jam tayang-layaknya sinetron TV, serta tanggal tanyangnya. Namun perlahan gambar itu menjadi kabur lalu muncul gemuruh dari arah barat, hujan lebat tiba di sore hari.

Ha.

Aku datang ke JEC dengan sedikit dongkol, sedang ada problem dengan "calon bini". Sedikit dongkol itu justru membuat aku makin cool, dengan dada membusung dan langkah bak tentara semangat muda aku coba terjang lautan orang yang berjejal di tiket box. Bukan main, tiket box ini di desain mirip yang ada di bioskop, lengkap dengan segala ornamennya. Dan kondisi ini-ramainya bukan main, persis dengan yang ada di bioskop saat orang - orang lagi demam film Laskar Pelangi. Dari sini saja, aku sudah berani jamin, di dalam bakalan makin heboh.

Benar saja, belum ada separuh gedung aku berjalan, sebagian lorong sudah mampet. Tidak ada jalan bagi orang yang berbobot. Alnect pun seperti biasa ramainya. Dan seperti biasa pula, brosur "koran"nya-karena besarnya mirip dengan koran-pun tersedia. Tak mau aku lewatkan brosur besar itu.

Dollar yang melambung tampaknya tidak mempengaruhi pasar komputer Jogja. Dari KingKomp ini sendiri, aku dapat melihat antusiasme masyarakat akan perkembangan teknologi yang kian hari kian meroket. Mungkin inilah cerminan dari hausnya masyarakat terhadap teknologi yang ada di Indonesia. Jika barang - barang ini dapat diproduksi sendiri oleh dalam negeri maka kita tidak peduli lagi berapa harga dollar terhadap rupiah, dan tentu harga barang akan lebih murah. Atau justru masyarakat hanya ingin yang gratisannya dari pemeran ini, Brosur Gratis ?.

Jogjakarta, 4 November 2008






Yang Satu Kategori

0 Komentar:




Tuliskan Komentar Anda