PEMUDA KOTA

Namanya saja sudah 'kota', mana mau liat desa.

Hayo, ngaku saja, siapa yang benar - benar berasal dari (tulen) kota? Orang tua lahir di kota, begitu pula juga kamu, yang dari lahir tinggal di kota (besar) hidup dan makan di jantung kota. Mungkin sampai masturbasi dan onani di balik bilik - bilik warnet di kota.

Jujur saja, pemuda kota mana yang mau repot - repot gorok ayam buat makan. Pemuda kota mana yang mau capek - capek menggunduli ayam cuma sekedar ingin makan dagingnya. Atau pemuda mana yang mau belepotan darah ayam, demi menikmati paha sebuah ayam goreng.

Ah dasar pemuda kota, tahunya hanya instant - instant saja. Mau ayam ya tinggal setor uang, peduli setan ayam itu curian, sudah dibacakan doa gorok ayam ato belum.

Ah, aku jadi malu. Kakek ku rumahnya jelas di desa, dan bapakku otomatis meneruskan jiwa - jiwa kedesaan itu. Sedang aku, dari kecil hidup di kota, mana tau acara gorok - gorok ayam. Malu aku, bagaimana caranya jika suatu saat nanti, ketika anakku bertanya : Yah, ayah bisa gorok ayam?.

*terinsipirasi akibat terjangan KKN di desa.
[..]


REPORTASE: ANGIN KENCANG DI YOGYAKARTA

Kejadian ini bermula dari sekitar pukul 1 siang. Saya sedang (maaf) boker. Tiba - tiba, seng di atas kamar mandi bergolak hebat, menggeretak dan mematuk - matuk kayu di bawahnya. Takut kalau - kalau atap itu roboh, saya buru - buru merampungkan 'tugas' saya. Dan saya memilih untuk berkeliling melihat situasi.


YOGYAKARTA - Angin kencang melanda Yogyakarta pada Sabtu (25/09) siang sekitar pukul 13:00. Angin berhembus kencang dari arah timur menuju ke barat. Dari hasil pengelihatan, terlihat terdapat konsentrasi awan gelap yang cukup pekat di bagian barat kota Yogyakarta. Kejadian itu berlangsung kurang lebih satu jam.


Meskipun tidak sehebat kejadian beberapa tahun silam (Puting Beliung Melanda UGM-red), namun terdapat banyak kerusakan yang dihasilkan dari kejadian tersebut. Beberapa pohon tumbang, seperti yang terjadi di daerah Ring Road Condong Catur yang akhirnya membikin repot sebuah kios kecil karena tertimpa batang pohon tersebut, papan reklame yang terlepas, dan turut pula beberapa balihon dan plang yang ikut ambruk dibuatnya.


Di perempatan Ring Road Utara dan Jalan Kaliurang, terdapat sebuah papan reklame besar yang harus ambruk dan mencium papan reklame di sebelahnya. Ada juga yang hanya mengalami 'lepas spanduk'. Bahkan papan reklame kecil milih XL menjadi korban hingga tertidur di tanah.


Kejadian yang hampir serupa terjadi juga di daerah JEC, perempatan Condong Catur, perempatan Jombor, dan perempatan MM UGM. Di perempatan MM UGM, sebuah toko perlangkapan foto terkoyak bagian atapnya. Hal serupa juga banyak terjadi di kawasan kost - kost-an mahasiswa daerah Pogung. Kerusakan yang terjadi kebanyakan disebabkan sapuan angin kencang yang menerbangkan sebagian genting/seng di bagian atap.


Pada waktu kejadian, listrik langsung padam. Untuk daerah UGM dan sekitarnya, listrik sudah mulai menyala sekitar pukul 15:00. Sedangkan, hingga berita ini diturunkan, untuk daerah - daerah sekitar Mandala Krida, Kridosono, Lempuyangan, dan sekitar wilayah UIN terlihat listrik belum menyala.


Dari luasnya wilayah yang terkena dampak, dapat dikatakan bahwa angin kencang tidak bersifat lokal, melainkan menyapu di sebagaian besar wilayah sekitar kota Yogyakarta.

sumber: reportase sendiri!
[..]


MONOTON

Setiap hari.
Bangun tidur.
Mandi.
Ke kampus.
Pulang kampus.
Beli makan dibungkus.
Maghrib.
Ngenet dikampus.
Pulang jam sebelas malam.
Tidur.

Setiap hari.
Bangun tidur.
Mandi.
....

Saya bukan sedang bosan.
Tapi saya sedang sadar, apa yang saya kerjakan ternyata hanyalah seperti sebuah file mp3.
Dengan winamp sebagai pemutarnya.
Lantas saya aktifkan fungsi 'repeat' pada menu bar-nya.
Lagu yang saya dengarkan itu - itu saja.
Hentakan drumnya.
Petikan melodinya.
Pedotan bass-nya.

Apakah yang ada lakukan ketika anda sadar bahwa selama ini anda sedang monoton?
(seperti marmut yang hanya berlari pada rodanya tapi tidak jua pergi kemana - mana)
[..]


NGAMPUS LAGI !

Selamat datang (kembali) ke kampus saya.
Sudah hampir dua bulan, dan ini yang terlama, saya tidak menginjakkan kaki di sini.
Sudah banyak yang berubah.
Ruangan lebih bersih.
Lebih berwarna.
Dan yang paling nyeleneh adalah menempelnya keramik di tembok.

Saya angkatan 2007.
Dan saya sudah berjumpa dengan wajah - wajah asing anak - anak 2010.
Wajah - wajah dengan mahkota plontos mereka.
Atau kulit yang nampak masih gosong akibat diterpa matahari selama OSPEK tempo hari.

Saya angkatan 2007.
Dan nampaknya, 2007 adalah sebuah ungkapan halus untuk seseorang yang sudah uzur berada di kampus untuk waktu ini.
Saya pernah berpikir bahwa beberapa tahun silam, 2004 adalah ungkapan yang sama.
Namun, saat ini, saya dan kawan - kawan saya adalah dedengkot kampus.
Sudah letih kami mengecap asam manis suara - suara dosen.
Dan sudah habis air mata untuk meratapi nilai terburuk yang menyerupai bentuk sisir itu.

Saya angkatan 2007.
Saya tinggal melihat dua lajur di sebelah bawah ini.

Dimana selepas lajur itu, tentu akan bermunculan lajur - lajur pahit yang lain.
[..]


[KKN REMEMBER part 2] MY FRIEND

Mereka adalah teman - teman saya.

Mereka adalah teman - teman dadakan saya.
Datang tanpa permisi dan pergi meninggalkan kenangan.

Ada yang bersedia mengantar ke rumah sakit ketika saya terserang Mag lagi.
Ada juga yang bersedia membuat saya tertawa ketika sedang suntuk.
Saya tidak akan merindukan mereka, karena arti rindu adalah tidak bertemu.
Sedangkan, saya akan terus akan bertemu dengan mereka, meskipun masa itu telah menjadi kenangan.

Teman terbaik adalah teman yang lahir dari keikhlasan.
[..]


MARI MERAIH KEMENANGAN

Salam hangat dari saya.

Sebulan sudah kita berpuasa Ramadhan.
Saatnya mereguk kenikmatan.
Mari kita bersorak : horai!
dan mari kita bertakbir : Allahu Akbar!

Taqabbalallahuminawamingkum.
Hati saya yang terdalam meminta saya untuk mengucapkan :
Mohon maaf jika ada salah ketik dan pada perilaku.

Mari kita memulai lagi dengan senyuman. :)
[..]


[KKN REMEMBER part 1] ABOUT ME

Tentang saya.

Saya (kemungkinan) masuk dalam deretan orang yang sedang beruntung kala itu. Saya yang hilang arah, tapi ternyata di malam itu gerimis membelokkan saya untuk kembali mendekati rumah dengan mendaftarkan diri sebagai anggota tim kelompok KKN-UGM nomer urut 170 yang berlokasi di Lombok Timur.

dan Ta da...!

Ketika muka saya sudah berada di balik kaca helm, beberapa hari yang lalu ketika kami secara resmi berpisah di bawah gapura desa, saya masih tetap tersenyum pahit. Ketika sepeda motor mulai melaju dan menggelinding menjauh, ketika itulah saya mulai terisak hingga menjelang batas kota. (segera beredar, KKN REMEMBER part 3, THEM)

Saya adalah ketua regu salah satu sub-unit. Sub-Unit Gelogor namanya. Gelogor adalah salah satu dusun di desa Lendang Nangka. Saya adalah salah satu pendendang lagu dangdut dan lagu pop-indo. Saya juga sering 'ngejrang-ngejreng' merangkul gitar. Dan jika anda bertanya 'siapa pakdhe?', maka mereka akan segera menujamkan telunjuk menuju saya.

Maaf, jika weblog ini tidak sempat diurus untuk beberapa saat.
Saya melarut dalam aroma KKN yang menggugah.
[..]