SEDIKIT ITU BANYAK


Hanya orang picik yang berangapan, sedikit sama dengan tidak ada.

Aku terinspirasi dari kisah yang diceritakan oleh pemandu mentoring dakwah di kampus tempo hari.

Alkisah, pada zaman dahulu, ada sebuah kerajaan yang sedang - sedang saja, (hehe), yang dipimpin oleh seorang raja yang memiliki cukup banyak rakyat. Pada suatu ketika, sang raja ingin menguji kesetian rakyatnya dengan mengadakan sebuah kegiatan. Maka, semua rakyatnya dikumpulkan di alun - alun kerajaan (anggaplah seperti alun - alun di Jogja), muda tua, cowok cewek, semua dipanggil karena ada pengumuman penting.

Kemudian sang ajudan (atau jubir-nya raja) naik ke panggung, lalu membacakan pesan atau perintah dari sang raja.

"Wahai rakyatku, aku memerintahkan kepada kalian semua untuk mengumpulkan madu dari yang kalian punya. Cukup satu sendok makan saja (kemudian diminum tiga kali sehari, wkwkwkwkwk, gak kok) per kepala , kemudian dimasukkan ke dalam tong yang akan disediakan di tengah lapangan alun - alun. Tong akan ditutup besok pukul empat sore tepat. Bagi yang tidak datang atau bahkan tidak menyetor madu, akan dikenai sanksi yang berat ", begitulah isi pesan dari sang raja.

Lantas, semua rakyat pun berbondong - bondong pulang dan mempersiapkan segala sesuatunya untuk besok.


Hari pun berganti, dan sampailah mereka disaat tong benar - benar ditutup. Dan memang benar, tidak ada seorang pun yang tidak menyetorkan madu ke dalam tong. Namun, itu bukan ujung dari pengetesan yang dilakukan oleh raja. Maka, sang raja membuka kembali tong tersebut, dan betapa terkejutnya ia ketika tahu bahwa isi tong tersebut bukanlah MADU, melaikan hanya AIR bening biasa.

Selidik punya selidik, beberapa dari rakyatnya ada yang berani angkat bicara.

"Madu dan air tidak akan terlihat bedanya ketika kedua zat itu dicampur. Saya beranggapan, kalau saya menyetor air, maka tetaplah isi tong tersebut terlihat seperti madu murni, karena saya hanya memasukkan sesendok air (yang SEDIKIT) ke dalam tong ".

Namun siapa sangka, ternyata ia tidak sendirian yang berfikiran seperti itu. Bahkan, seluruh orang berfikiran yang sama, maka jadilah itu tadi, tong yang berisi AIR seluruhnya, bukan berisi MADU.


So, pelajaran apa yang bisa kita petik dari cerita tadi ?. Janganlah berpikiran yang jelek dulu (mengganti MADU dengan AIR), karena boleh jadi, tidak hanya kita yang berpikiran sama. Dan akan menjadi lebih buruk jika semua orang justru berpikiran yang serupa.

img ssrc="http://loekisan.files.wordpress.com/2008/12/sendok.jpg"
[..]


OMBAK DI DARATAN

Ketika malam tak lagi sunyi, ketika fajar tak lagi indah, ketika laut menjelma jadi situ.

Miris benar hati ketika meilhat berita yang sedang mengudara siang ini. Sebuah tanggul jebol, bukan dibom, bukan digerus. Tapi natural, murni dari derasnya hujan yang mengguyur wilayah tersebut.

Ombak itu benar - benar menggulung adanya
Padamkan semangat dan jiwa
Si fajar enggan tersenyum
Padamkan azan di pagi buta

Malang benar nasib si Gintung
Kala mentari tiba, mereka merudung
mereka kalap, mereka bingung
mencari harapan yang terpasung

Jangan salahkan barangsiapa
Tapi, saatnya menatap berkaca
Kala rintik hujam mendera
Tak semestinya jadi bencana

Hijau - hijau itu telah punah
Walau dulu kita miliki pernah
Tinggal duka, tinggal darah
Tiada tawa lagi pecah

Ombak datang bawa pertanda
Tak hanya terpecah dan terhempas
Ombak datang bawa derita
Bak perompak, nyawa dirampas

Bila biduk tak lagi mengarung
Dan duka tak lagi terbendung
Bagi kami yang tidak sedang bertarung
Hanya doa, yang dapat kami sambung.

img src="http://foto.detik.com/images/content/2009/03/27/157/jebolape1.jpg"
[..]


MENYAPA

Bingung mau nulis apa ? (xixixixi)

Halo, kawan - kawan tukang ngeblog. Bingung nih mau posting apa, walaupun sekelumit ide mengambang di sela ubun - ubun tapi enggan tertuang. Pernah nggak kawan - kawan sekalian ngerasain hal macam gini, di saat ide cerah, yang mungkin muncul di jalan, di warung makan, atau mungkin (maaf) di WC, haha. Ya tetep saja, ide - ide macam gitu mesti dihargai. Ide - ide itulah yang tetep bikin blog kita jalan, dan jemari kita terus berselancar di atas tuts - tuts keiboard kita.

Aku punya persediaan posting, yang aku biasanya tulis di notepad, satu file satu posting, ntar kalau udah dipostkan, file itu ku geret ke folder yang ber-title "Udah Tayang". Nah dalam folder "Belum tanyang" masih ada 4 biji file yang dimana semuanya sudah rampung aku tulis, tapi belum ada kesempatan buat dipostkan. Belum ada kesempatan ?. Ya. Karena begitu file itu selesai dibuat, pasti ada ide - ide lain yang muncul dan harus minta segera diudarakan. Jadilah dia inventory yang menumpuk. (alah, inventory, bahasa Industri). Tapi entah kapan mau disiarkan.


Semua file itu bersifat gak penting (biz bingung mau kasih nama apa, hehe). Artinya, bisa ditampilkan kapan saja, gak terbatas waktu, dan dalam artian itu bukan sebuah berita (bukan hard news atau soft news, ini pelajaran yang ku dapet dari workshop-nya KOMPAS), hanya feature saja.

Ku lagi punya ide mau bikin postingan tentang tips - tips tentang ALEXA, tentang menaikkan PAGERANK, tapi bingung caranya bikin. Hehe.

So, bagaimana dengan kawan sekalian, pernahakah kaya begini ?.

Bingung, bingung, ku memikirnya.... Gigi Says. (Masa band namanya UNTU-bahasa Jawanya "gigi", wkwkwkwkwk)

Btw, koq malah jadi curhat colongan.... :D

img src=http://bete77.files.wordpress.com/2007/04/bingung.jpg
[..]


GADIS CANTIK ULANG TAHUN

Cantik sekali, tapi udah ada yang punya.

Gak terasa, ini tahun kedua aku mengucapkan SELAMAT ULANG TAHUN kepadanya. Dan ini kedua kalinya, disaat dia sedang bergembira, aku tidak bisa ikut duduk bersama keran terpisahkan oleh laut dan pulau yang berbeda. Ini kedau kalinya aku memberikan kado lewat tangan si tukang pos. Ini kali deua, aku UCAPKAN SELAMAT ULANG TAHUN via telepon dan sepucuk surat, polos saja. Dan besok (disaat aku yang kebagian jatah ulang tahun), hal yang sama akan menimpaku.

Tidak mudah membeberkan rasa rindu yang kian menumpuk pada sudut hati. Aku ingin pulang, ku ingin mendekapnya dan berkata SELAMAT ULANG TAHUN. Aku ingin terbang, bebas, melintas menepi pada balik mega, kemudian menatap nanar matanya : kenapa kau mesti berlalu ?. Aku ingin terbang pulang, menjauh dari pikuknya godaan. Lihatlah dirinya kawan. Gadis manis duduk diberanda rumahnya, menerawang mentari hilir mudik, memangkas hari memangkas kadar rindu. Menghitung mundur setiap desiran waktu. Bertaut pada dinding rumah, dan kadang berbisik pada gagang telepon : kapan kau akan berdering dan memberi kabar ?. Gadis manis yang merudung dan bisu, namun bangkit tersenyum saat ku percikkan sebuah kata, "halo ?".

Hah, (ngelantur aja).


Gadis cantik berkerudung berulang tahun.
Gadis manis ulang tahun bulan ini.
Gadis manis kebagian angka delapan belas tahun ini.

So, HEPI BERSDEI ya..
Moga - moga akan terus aku ucapkan sebagai si empunya gadis manis.

(ngelantur mode="ON")
(Hei, matikan lampu. Aku mau bermimpi)





[..]


KECANDUAN NASI PADANG

Daun singkong dan sambal hijaunya bikin lidah berhenti berceloteh.

Makan padang, atau rumah makan padang, bukan barang yang langka dicari diera seperti ini. Rumah makan padang, "Restu bundo", "Takana Juo", atau apalagi yang pake ooo..ooo...an itu sudah ramai menghiasi wajah kota Jogja, terlebih lagi di daerah Pogung, daerah kost - kostan padat mahasiswanya. Kalau sudah bertitle mahasiswa, ya sudah, tidak ada lagi dapur, tidak ada lagi kompor, hehe. Yang ada ya rumah makan, belanja dan jajan. Nah, yang macam gini yang sedang diburu pengusaha rumah makan, makan murah apalagi makan enak, ya macam nasi padang.

Aku bukan orang padang (orang lombok gitu), tapi koq bisa ya aku kecanduan nasi padang. Waduh, sambel ijo-ya itu lo, belum lagi sayur daun singkong, alamak, nafsu makan berkoar - koar. So, raiskuker yang ada dirumah, sudah 5 hari ini menganggur, karena keseringan beli nasi padang. Bukan sering sih, malah hampir setiap hari.

Ada satu tempat makan yang paling sering ku kunjungi, yaitu PALANTA. Rumah makan yang biasa - biasa saja. Dari depan kelihatan kecil saja karena ditutupi dengan dedaunan mangga yang rindang. Aduahai, tapi rasanya nggak ada bandingannya. Sambalnya yang kecut-manis-pedas, daun singkongnya yang dicampur kuah (digodok bareng kuahnya), apalagi ikan - ikannya, udahlah, aku siap menghabiskan uang disana.

Lima rebu, empat setengah, kadang - kadang bisa enam rebu. Mahal ?. Ya, bagi kalangan mahasiswa kaya aku. Tapi, coba deh dibandingkan rumah makan padang yang lain, aduahi, gak ada yang bisa nyaingi. Sudah enak, banyak, murah lagi. Pokok e, maknyus. Mesti ngejak pak Bondan kesini nih.

Menurut analisaku sih (wah sok intelek), PALANTA memang didisain (opo meneh kui) untuk dinikmati kalangan pelajar, khusunya yang ngekos di Pogung, atau kasarnya orang teknik (coz yang ngekos diPogung kebanyakan anak teknik S1 UGM, tapi nggak termasuk aku, hehe). Murah, asik, full musik (tapi musik orang minang, asli coi impor dari Padang), enak buat ngobrol. Apalagi, setiap aku kesana, sang pemilik pasti punya teman ngobrol, dibangku dipojokan. Ganti - ganti sih, tapi satu hal yang sama, mereka bicara pake bahasa Minang. (Gak mudeng).

So, anda orang Pogung ? Atau anda orang Teknik UGM ? Atau anda orang UGM ? Atau anda yang berdomisili di Jogja ?. Gak ada salahnya mampir ke rumah makan (tapi gak juga sih, wong warung kok) PALANTA (kata temenku artinya kursi panjang yang kaya di burjo - burjo). Dijamin, pokok e maknyus. Perempatan Pogung Dalangan belok ke barat, persis dikanan jalan, depannya pake terop biru.

Eh, aku promosi bukan karena aku yang punya. Tapi memang ini pantas dijadikan refrensi rumah makan kawan - kawan. (peace men !)

Tapi sob, aku mau tobat dulu. Tiap hari makan padang, eh malah tekor. Mau ngirit - ngirit buat beli HP, eh malah keduluan buat perut. Hehe. So, kita kembali pake raiskuker, irit - irit aja. Namanya juga mahasiswa. Hehehe.





[..]


YOUTUBEmu, GURUku

Heh, jangan pikiran macam - macam dulu. Haram Tau.

Apa ini ?. Postingan macam apa ini ?. Tentu kawan - kawan bertanya - tanya.
Sebentar dulu. Jangan salah, banyak hal yang bisa ambil pelajaran dari youtube. Nih salah satunya. Bagi konco - konco yang baru belajar nggitaran, kita bisa donlot berbagai macam 'bahan ajar' dari sang master gitar yang sengaja di-upload. Selain mereka (sang master gitar) berniat untuk membatu kita yang masih jonior, barangkali mereka memanfaatkan momen untuk menjadi terkenal, ya mejeng dikit gak apa - apalah, siapa tahu ada band yang mengajukan penawaran pada mereka untuk direkrut menjadi anggota, hehe.



Nah, bagi kawan - kawan yang doyan gitar tapi masih (sama - sama) kikuk, yuk kita tongkrongin guru - guru gitar (dadakan) dibawah ini. Ku pikir, lagu yang mereka bawakan ini terbilang cukup populer dikalangan gitaris, termasuk para murid - murid ajar les gitar. ROMANCE misalnya. Sebuah score dari serial drama Endless Love (Autum in my heart) milik negara Korea ini cukup digandrungi. Mas-ku saja sudah mahir memainkannya (jadi iri, padahal dia-nya juga otodidak). ROMANCE ku bilang cukup mudah, karena jemari kita tidak diajak berlari menembus kord - kord yang susah (pokoknya nggak kaya lagunya Muse yang Histeria). Dan First Kiss (aduh aku lupa, itu judul lagunya atau malah judul filemnya), tapi yang jelas masih sama - sama dari korea.


ROMANCE


Abang ini kayanya narsis banget. Hehe.
Supaya lengkap, ku pasangin linknya, monggo diKLIK.

FIRST KISS


Ah, koq ada suara bayinya ya. Tapi, abang yang ini mantapnya nonjok.
Ku kasih tabnya. Klik kanan, terus di 'save link as', okeh. First Kiss Tab 1. First Kiss Tab 2.

Ku beri bonus, masih dari Korea (memang film Korea nggak ada matinya), masih dari Endless Love juga. Judulnya REASON.
Mantafh juga.



Sama, ada tabnya nih buat ngebantu maeninnya. Klik diSINI.

So, bagi para sang maestro gitar, marilah menjadi guru sejenak dengan meng-uopload tab - tab gitar plus videonya mungkin, supaya aku dan kawan - kawan lainnya setidaknya punya sedikit bekal dalam bermain gitar. Buat para pencari video orang maen gitar, ya masuk aja ke YOUTUBE, atau GOOGE VIDEO. Terus ketik saja judul lagu yang dicari, nek kalo screenshoot-nya ada orang pegang gitar, ya berarti itu lagu yang kalian cari, hehehe.

kakve_santi:"request lagunya bang Oma, yang JUDI......! JUUDDDIIIIEEEEE...!!!"





[..]


TEROR DI TANAH SUMATRA

Bukan teroris biasa.

Tukang teror kali ini tidak bawa bom mobil. Tidak bawa senapan, maupun pistol sebatang pun. Apalagi mengantongi secuil pisau sekalipun. Ia, atau enaknya kita sebut mereka, hanya membawa diri, dan membawa nama yang terkenal garang. Jika namanya saja sudah masuk ke dalam rumah anda, anda pun akan mengambil langkah seribu tanpa perlu berfikir panjang.

Mereka cuma bawa cakar setajam silet, gigi layaknya gergaji, dan kadang sambil mengumbar suara - suara bernada rendah yang bikin orang lari sambil merinding. Itu dia, Harimau. Heran bukan ?. Aku juga heran, ini teroris mau ditangkap dan diadili pakai hukum apa ya?

Putar - putar TV, eh beritanya Harimau. Biasanya jadi buruan, sekarang justru balik berburu. RCTI bilang, sekawanan harimau muncul di daerah Aceh yang berpenduduk, entah mau cari makan, atau berdemo di DPRD. Dan itu wajar saja rasanya, karena bukan tanpa sebab hewan karnivora itu datang berkunjung ke daerah yang ada makanannya, yaitu daerah berpenduduk. Katanya sih, habitatnya sudah mulai rusak, dan kabarnya, santapannya kini sudah mulai berkurang. Coba deh kawan - kawan liat beritanya di RCTI, perhatikan harimau yang di shoot lagi ada di tepi jalan, kok rasanya kurus seperti kambing. Apa kekurangan gizi ya ?.


Aceh itu kan bagian dari Sumatra, rasanya wajar saja kalau disana ada harimaunya.

Ada baiknya kita belajar dari peristiwa di Aceh ini (dan rasanya sudah pernah terjadi di daerah - daerah lain di Sumatra dan Jawa). Teror. Malu - maluin, masa manusia diteror binatang. Hehe. Tapi benar juga, harimau itu mungkin sudah kehilangan sumber makanan. Lahan yang terus dibuka, terserah untuk pertanian, perkebunan, bahkan untuk perumahan. Tentu itu bikin kondisi alam berubah. Ekosistem rusak, dan ujung - ujungnya ya itu tadi, teror dengan berdalih untuk mencari makanan. Coba kita liat di sekitar kita. Anak kecil saja, kalau kita rebut mainannya pasti akan menangis sekencang - kencangnya untuk melampiaskan kemarahannya, apalagi hewan yang tidak bisa berpikir. Pokoknya makan perut kenyang, rebus atau nggak direbus dagingnya yang penting masuk mulut.

Sekarang, saudara - saudara kita yang ada di daerah teror tersebut tengah berjuang mengusir kawanan hewan belang - belang tersebut. Kata mereka : "Kalau dibunuh, itukan binatang yang dilindungi. Tapi kalau tidak dibunuh ya barangkali kita yang tidak terlindungi". Serba salah. So, gimana nih kawan - kawan kita di pemerintahan, adakah solusinya ?. Dan boleh aku katakan, ini tanda - tanda bahwa alam Indonesia mulai rusak bahkan semakin rusak.

Boleh aku tawarkan solusi ?.
Sebaiknya ketua dari kawanan harimau tadi diajak berbicara satu meja dengan masyarakat sekitar. Berdialog, mengambil jalan tengah. Dan bisa jadi kita bikin kerja sama antara penduduk dan harimau tadi, harimau boleh memangsa si tukang tebang hutan yang liar alias tak berizin.

Haha...





[..]


RAPOR MERAH MEMADAMKAN LANGKAH OBIET

Aduh, Obiet keluar, IC2 tak lain sekedar angin belaka.

Sayang banget nih, Obiet, paporitku, keluar dari IC. Bukan karena mengundurkan diri, tapi justru karena faktor SMS yang kurang mendukung. Habislah sudah niat untuk nonton IC2 lagi.

Aku kaget, waktu itu aku tunggu - tunggu (rapor akhirnya) sambil putar - putar Metro, nonton Nanny, si tukang ngurus anak dan rumah tangga orang. Eh, tau - tau, dibalik tulisan yang perlahan begerak ke atas ada muka Obiet pegang mic, alias nyanyi. Dan alias (orang yang nyanyi saat ending Idola Cilik) ya orang yang paling apes hari itu. Aduh, Obiet, tegar banget, nggak cengeng, nggak merengek.

Sudah ku lihat tanda - tanda 'kepergian' Obiet dari IC sejak rapor bayangan, ia sudah mendapatkan rapor biru, alias masih berada di posisi aman. Waduh, kalau begini, pendukung Obiet beranggapan bahwa Obiet sudah aman dan tidak perlu di-SMS lagi (padahal masih rapor bayangan). Lain mungkin yang dialami pendukung si pemegang rapor merah. Karena takut idolanya tinggal kelas, maka berkooardinasilah mereka dengan ibu jarinya, ketik bla..bla..bla.. Dan tentu saja, ini akan berakibat jatuhnya posisi perolehan SMS Obiet.


Bagiku Obiet adalah seorang kontestan lain dari pada yang lain. Obiet adalah yang paling terperfect diantara keempat yang ada, dan dari 16 finalis yang pernah naik panggung kemarin. Nih misalnya, Rahmi itu suaranya mirip Angle, tapi sayangnya nggak bisa kontrol suara. Kadang di akhir bait dia suka hilang nada, alias nggak pitch. Ambil improve-nya nggak banget. Patton, pada mulanya aku tertarik sama yang satu ini. Tapi lama kelamaan, koq anak ini jadi kaya angin, kadang sejuk, karang kering. Kadang nggreget, kadang membosankan. Apalagi Debo, ayolah nak, anak cowok kerjanya nangis terus. Kapan bagus nyanyinya kalau tiap pegang mic kerjanya nangis melulu.

Obiet ?. Gaya, okelah. Kontrol pitch, ku kasih dua jempol, improve, aduahai mantap. Tapi sekarang, panggung itu hampa. Walaupun ada musik dan penyanyi, tapi tidak ada fil-nya, tidak ada taste-nya.

Mudah - mudahan, Idola Cilik berikutnya akan ada Obiet - Obiet lagi, Zahra - Zahra lagi, (coz aku pendukung fanatik Zahra, hahaha). Kalau nggak ada ya nggak ku SMS , karena nggak ada yang ku suka (coz aku juga ikut kirim SeMez waktu zamannya Zahra dulu, dan Obiet beberapa waktu silam). Hehehe.

Pesan buat Obiet : "Dik, bikin albumlah, aku pasti beli satu dan aku (insya allah) masuk dalam daftar 10 pembeli pertama".





[..]


BAGI - BAGI AWARD NIH, DAN BAGI - BAGI MASALAH, HEHE.

Akhirnya, tiba juga kita di penghujng pekan. Cukup spesial sih, karena seninnya kita bisa libur, hore !. Jadi, aku liburnya tiga hari, mulai sabtu hingga senin. Hore lagi !. Tapi ku bingung, mau ngapai aja besok liburan, hore lagi !.

Bagi - bagi cerita dulu, ah. Bagi - bagi awardnya nanti dulu sob. Minggu ini benar - benar menguras energi. Mulai dari senin kemarin, tugas kuliah sudah mulai menghadang. Belum lagi, akumulasi capek yang ku derita sejak pekan lalu. Laptop 'heng', nggak mau boting. Maklum, bajakan bin antivirusnya habis masa aktifnya, hehe. Mesti install ulang. Untung cepet nginstall-nya (udah mahir, wow!), tapi bajakan lagi, hehe. Nah, parahnya lagi, disaat kemarin rabu tugas menggunung, laptop heng, aku uga kena flu. Aduh apes setengah mati. Mesti ke GMC (Gama Medical Center), ya hitung - hitung askesnya anak UGM, jadi kita nggak usah bayar obat dan dokternya (makanya, jadi anak UGM gituh, hahahaha). Dan apesnya lagi, ku punya hutang posting 'ini', ya award ini. Makanya ku posting sekarang. Jadi bingung aku mau kasih sapa, hehehe.

Ada dua award DAB !.

1. Fabulous Award

Dari artiirhamna.blogspot.com. Kemarin ku minta award yang biasa - biasa aja, eh malah dikasih award heba macam gini. Padahal biasa aja deh blogku. Tapi, tetep amanah dunkz. Jadi ku posting ini award untuk kawan - kawan sekalian.

Monggo di jupuk. (Ayo, diambil)

#KETENTUAN :
1. Put the logo on your blog or post.
2. Nominate at least 10 blogs which you think are FABULOUS.
3. Be sure to link to your nominees within your post.
4. Let them know that they have received this award by commenting on their blog.
5. Share the love and link to this post and to the person from whom you received your award.

Ini dia yang beruntung :

1.googook.blogspot.com
2.gadiskelabu.blogspot.com
3.tatang-taufik.blogspot.com
4.aditpunya.blogspot.com
5.crankdesigner.blogspot.com
6.tukang-kritik.blogspot.com
7.endonefree.blogspot.com
8.fhian.blogspot.com
9.duniafaiz.blogspot.com
10.hangganuarta.blogspot.com


2. Mbuh iki Award opo. Ora ceto tenan. Tapi so gud banget.

Nggak ada ketentuannya. Ku dapet dari ekpresi-diri.blogspot.com. Ada tiga buah award, tiga gambar. Monggo yang pada liat awardny diambil aja. Gak ada ketentuannya, waton sebar. Teng kiu.

Monggo di jupuk.









[..]


INTRIK PEMILU, KACAMATA SI PERTAMA KALI MILIH

(ditulis Selasa, jam 7 malem )

Akhirnya, kesampaian juga aku nyoblos, eh gak deh, nyotreng. Gak juga sih, karena macam gitu aku sebut nyentang.

Malam ini, baru aku tahu, kalau kertas surat suara itu ada empat lembar. Lebar - lebar semua, dan berwarna. Satu kertas surat suara dapat menggantikan fungsi selembar koran sebagai alas ketika shalat id. Aduhai, lebar sekali. Belum lagi ada empat macam, dengan nama yang berentetan, dan selembar kertas yang isinya muka - muka narsis doang. Maaf yang pak, bu, saya coret - coret mukamu. Lebih baik dari pada ku coblos, hehe, kejem.

Malam itu, tak sengaja aku putar Metro TV. Eh, tau - tau ada informasi bagai mana cara mengurek - ngurek kertas suara yang bener. Dicontreng, tanda kali, atau mau digaris, sah semua. Tapi, diluar itu, kata anggota KPU yang ditelpon Metro, gak sah. Bener kata paknya tadi, ah aku lupa namanya, pokoknya pak-nya yang diajak on air tadi, sangat kaku, sangat eksklusif. Nah nih, katanya si Pak tadi, kalau dengan gaya kaya gini (contreng gitu), suara yang bisa hilang akibat kesalahan bisa mencapai angka 20%, atau sebanding dengan 30 juta suara. Yang nyontreng lo, bukan yang golput. Artinya, ada 120 juta surat suara yang bakalan jadi sampah, tapi justru tidak menghasilkan apa - apa. Mari kita cek, aku coba hitung - hitung dengan analisis simple. Jika, kertas suara yang digunakan 80 grm, dan 120 juta surat suara yang tidak sah, maka akan ada lebih dari 5000 ton kertas yang akan menjadi sampah tanpa mempunyai suara. Wew!


Lagi - lagi dari Metro. Kemarin, di waktu yang sama, ditayangkan bagaimana kosongnya ruang sidang di gedung DPR. Diulaslah masalah kinerja para wakil - wakil rakyat kita yang pada mangkir saat rapat. Dan, benar. Ruangan itu sesepi bak kuburan, tanpa ada keramaian. Belum lagi, anggota dewan yang melakukan hal - hal lain ketika itu. Ngobrol, main hape, main laptop, atau apalah itu. Aku merasa beruntung. Kenapa ?. Aku beruntung karena aku tidak turut serta memilih pada pemilu kemarin. Jadi aku tidak punya andil membuat ruangan itu menjadi kosong. Aku beruntung tidak ikut memilih parawakil rakyat kita yang mangkir. Bukan karena golput, tapi karena aku belum ditakdirkan untuk memilih.

Soh. Aku makin bingung. Jangankan bingung memilih yang mana. Aku saja masih bingung, pilih gaya mencontreng yang bagaimana ya...?
Bagaimana dengan kamu ?

Dan, ahh.... Aku tidak bersedih lagi kawan !. Hore !.





[..]


AKU SENANG DAN AKU SEDIH

Dua hal yang bertolak belakang, datang bersamaan, tidak bisa saling mengeliminasi.

Hari Sabtu ini, hari yang sangat panjang. Bangun seperti biasa, dengan jalan mematikan tiga buah alarm dari 3 hape, dan memijit sebuah tuas pada sebatang jam weker. Huf. Langit pagi jam lima masih sangat biru tua. Matahari belum sempurna bikin malam jadi pagi. Dan aku juga belum sempurna bangkit menuju dunia realistis.

Aku senang, dan aku sedih. Ya, hari ini sangat kompliketit. Cerita dulu ah.



Kemarin, habis jum'atan, hapeku bergetar tanpa suara, masih dalam keadaan sunyi sejak dari kampus tadi. Dua SMS sejulur kemudian masuk bersamaan, SMS kembar. SMS dari hal yang tak pernah ku duga sebelumnya. Dari nomer asing. "Anda mendapatkan tiket nnton premier KAMBING JANTAN 3 Maret 2009 XXI PIM 2 jam 8 malam, membawa kartu identitas. Tlong konfirmasi bs hadir/ tidak paling lamab 1 maret. - Sarah (vito production)". Ku pikir ini main - main. Ah, gak mungkin dapet tiketnya bang Raditya, banyak blog yang lebih bagus dari blog ku.


Tapi, aku tak mau tinggal diam. Langsung aku melaju ke 12net. Dan benar !. Aku menang !. Aku menang tiket nonton Kambing Jantan !. Gilaaaaaaaaa... !. Koq bisa menang ya..?.
Ku cocokkan dengan nomer CP di webnya mas radit, eh, sama. Lantas ku buka file exel yang linknya diweb yang sama, eh, benar, namaku ada di nomer 16 orang yang beruntung dapet tiket. Dan yang bikin aku bangga, aku justru masuk di 50 orang yang mendapat tiket random/tiket yang dikasih secara acak, dan 50 tiket ini adalah tiket tambahan. Sedap !.

Wuih. Pertama kali aku menang. Dan pertama kali, blogku menang !. Hore.

Tapi tunggu dulu. Karena aku tinggal di Jogja, dan kalau mang mau nonton aku mesti ke Jakarta, ya terpaksa ku batalkan. Huhuhuhu. Gak ada dana bos. Dari pada ku naik kereta ke Jakarta, lebih murah kalau ku nonton di 21 Jogja ajah. 20rebu.

Tenang mas Radit, ku pasti nonton koq, orang pertama yang beli tiketnya. Kamis tanggal 5 Maret toh ?. Dan, btw, ku hapus ya banner diatasnya, :-). Teng kiu e lot.

Tadi itu, aku senang. Sekarang aku sedih dah.

Aku sedih, aku lagi gedubrak ma Santi. Gini pren, kemarin ku ngaku sama dia. Ku ngaku kalo aku NIAT SELINGKUH. Niat saja udah ku ngaku. Dan jangankan ngaku, orang yang selingkuh, ngakunya aja ntar kalau udah basah ketahuan. Tapi, aku tidak.

Entah kenapa, aku tidak bisa merahasiakan segala sesuatu pada Santi. Segala macam, tetek bengek. Tak terkecuali pada tempo hari, ketika aku beli nomer. Nomer buat main - main, iseng saja, sapa tau dapet cewe lewat chating. Astagfirullah. (geleng-geleng). Nah, minggu lalu, aku ngaku di telpon. "San, kak Affan punya niat selingkuh. Udah siap FS palsu, nomer palsu, muka palsu, nama palsu, pokoknya semua palsu. Maaf ya, tapi kak Fan dah ngaku". Huhu. Aku ngaku men !. Aku ngaku pake mulut sendiri !. Niat aja ku ngaku men !. Aku memang tidak pandai menduakan cinta. Gombal !.

Sekarang muncul dampaknya. Dia, jadi kurang mud. Aduh !. Apa jujur itu gak boleh ya. Aku ngaku salah, gak ngaku makin salah. Apa ini namanya cinta ?. Sob, bantulah diriku. :bigcry:
Pengakuan itu, dilatar belakangi hal - hal sedikit irasional. Tiga malam berturut - turut, aku bermimpi yang masih satu tema : aku putus sama dia gara - gara orang ketiga. Orang ketiga justru bukan dari pihak aku, tapi dari dirinya. Dan mulailah aku insaf dan berpikir : kalau aku punya pikiran kaya gini (niat selingkuh), barangkali Allah bisa marah dan memberikan pikiran yang sama kepadanya. Tidak !. Ya Allah !.

Dan aku, ngaku deh. Hehe.
Sob, doakan supaya semua masalah ini dapat teratasi, okeh.





[..]