TANAH AMBLES, MOBIL NYUNGSEP

JOGJA. Suasana gedung magister UGM (29/11) mendadak menjadi tujuan pandangan bagi warga sekitar yang melintas di jalan utara selokan Mataram. Sebuah sedan cokelat terlihat sedang mencium tanah di jalan menuju jembatan komplek magister. Saking nikmatnya berbulan madu dengan tanah, ban belakang mobil tersebut terangkat. Beberapa orang (termasuk di antara petugas keamanan kampus) dan sebuah alat berat, yang nampaknya milik Jurusan Teknik Sipil, datang mencoba menceraikan kedua sejoli tadi. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban yang terluka dari kejadian tersebut.


Mobil tersebut pada awalnya tengah diparkir di jalan dalam komplek magister. Tidak jelas apa tujuannya, namun mobil tersebut tengah dipergunakan untuk mengangkut sebuah keluarga. Saksi mata mengtakan, mobil itu datang dari luar gedung, kemudian parkir tepat dimana mobil itu sedang terjungkal sekarang. "Anak - anak dan ibu mereka sudah keluar terlebih dahulu. Begitu ayah mereka keluar dan menutup pintu, mobil langsung amblas mengikuti tanah yang rapuh itu".

Mobil buatan Toyota itu kemudian ditarik oleh sebuah truk khusus. Tidak nampak kerusakan yang berarti pada bodi kendaraan beroda empat itu. Sementara itu, pemilik mobil dan petugas yang berwenang tidak mau banyak berkomentar. Menurut informasi yang beredar, di bawah jalan tersebut memang terdapat gorong - gorong dari bis beton yang dipergunakan untuk saluran pembuangan air taman.

Beberapa hal yang perlu digaris bawahi : sang ayah, sembari menelpon seseorang, ia tetap tersenyum memandangi mobilnya yang nyungsep. Dan sang ibu sibuk mengarahkan kamera telepon selulernya untuk mengabadikan sebuah kisah, antara tawa dan derita.

Bagaimana kawan - kawan, apa diriku cocok jadi wartawan koran lokal ? hehe.
[..]


OLEH - OLEH DARI TEMPAT GOROK

Idul Qurban ketiga dimana aku tidak berada dirumah.

Aku tidak akan membagikan daging beraromakan kambing secara gratis. Atau tidak juga memberi daging matang, baik yang ditusuk maupun digodok dalam nikmatnya kaldu gulai. Aku sendiri hanya kebagian semangkuk tongseng jatah makan siang bersama dedengkot - dedengkot desa yang keluar rumah bersama pisau mereka.

Masih seperti kemarin, aku dipekerjakan sebagai pengumpul daging. Pisau pengupas mangga itu membuat rekahan antara tulang dan liatnya daging. Setelah diberi beberapa sayatan silang, maka tulang paha itu botak tanpa dihinggapi daging lagi. Sangat menggemberikan, karena pelajaran "bagaimana membedah kambing" tidak ada di dalam silabus ilmu teknik.








[..]


PANTAU TRAFIK VIA INDOSTATS

Nyoba bikin tutorial. (Apa aku bisa?)

Terinspirasi dari kehadiran mas Doyok dan kang Alex, uhm, terpecut di rantai neuron dalam ledakan pikiran : masa sekian lama berblogging, tapi aku masih belum menemukan aroma untuk menggulirkan sebuah tulisan tutorial?. Satu saja, sudah cukup rasanya untuk saling melengkapi rangkaian kata yang pecah belah disini. Tapi apa? Aku tidak pandai bermain skrip HTML, tidak punya dasar dalam web design, dan bahkan aku juga bukan seorang mahasiswa pemegang buku "Pengantar Teknologi Informasi".
______________________________
....

Indostats, mungkin masih asing dari kuping para pencari trafik. Selain masih dalam versi beta, Indostats kurang memberikan iklan yang menawan untuk menggandeng para web developer dan blogger sekalipun untuk menggunakan jasanya. Tapi tidak masalah, karena walaupun masih terhitung anyar, menu - menu yang ditawarkan cukup komplit.


Lihatlah, beberapa menu yang disodorkan untuk keberlangsungan halaman anda. Walaupun konsep yang ditawarkan kebanyakan sama (prinsip counter), namun Indostats mencoba menjadikannya lebih informatif dengan membubuhinya beberapa analisis statistik yang cukup sederhana. Misalnya, Halaman Populer. Disana (jika diklik) akan menampilkan urutan link - link favorit berdasarkan jumlah pengunjung terbanyaknya. Atau Kata Kunci yang bermakna : kata kunci apa yang paling besar pengaruhnya dalam membawa pengunjung kepincut masuk blog anda.

Indostats juga memberikan tampilan histogram yang dapat menggambarkan fluktuasi dari jumlah pengunjung harian blog anda. Dengan meng-klik menu pengunjung, maka anda akan dibawa melihat beberapa pergerakan pengunjung ditiap periodenya, baik harian, mingguan, bahkan akan digambarkan pada rentang jam berapakah blog anda mempunyai jam sibuk, alias peluang emas dengan visitor yang berlimpah.

Maka, jangan jadi yang terakhir untuk bergabung (sumpah, bukan MLM, hehe). Hal ini akan berpengaruh besar dalam menentukan peringkat blog anda di list peringkat pada Indostats karena Indostats murni berpondasikan traffic halaman tersebut, bukan lewat vote.
_______________________________
[..]


MARUK!

Belum puas nih!

*Menjawab bang attayaya, "kapan Updapte?". Nih sekarang, hehe.
Ini kali pertama aku nulis langsung di kotak posting, biasanya sih dari wordpad dulu, baru di kopas ke kolom postingan.

Sudahlah!

Aku mau nonton LAGI malam ini, 2012. Asik !. Melihat beberapa komentar dari blog - blog seberang bilang gini : aduh, belum sempat nonton, gak kebagian tiket.... antrinya di XXI sama 21 kaya antri sembako, antri bensin langka... Cukup beruntunglah diriku, dapet kesempatan nonton kedua kalinya. Siapa yang mau ikut ? Ayo keburu filmnya dicekal sama orang - orang berjanggut itu. Piss! [..]


MENJADI AKRAB DENGAN BLOG

Pernahkah anda bersalaman dengan komentator blog anda?

Semalam saya bertemu sahabat sesama blogger, yang dipertemukan lantaran saya berkomentar di tempatnya. Yap, ternyata blogger itu tidak semu semata. Ada yang di Sulawesi, ada yang bergaya Riau dan cenderung ke-Sumatera-an. Atau yang berdarah Jawa. Dan semalam, seorang yang bergaya Mataram-Yogya, bertemu dengan seorang yang bergaya Lampung. Diantara kami, tidak ada yang menyandang gelar MASTER. Kami hanya kroco - kroco kecil, yang bertemu akibat kebutuhan : FILM ASTROBOY.

Tak disangka, tulisan tentang Astroboy justru mengundang BAYU (www.bhogey.com) untuk saling bertemu. Tujuannya tak lain : berbagi sebuah file berekstensi .mkv yang mem-video-kan sosok Astro. Siapa sangka, ada seorang blogger yang bedomisili sama dengan aku, bahkan kasur kami hanya berjarak tidak lebih dari 2 kilometer. Seandainya kalau bukan karena file itu, mungkin kami hanya bisa akrab dibalik kosakata manisnya komentar. Barangkali, hal ini dikarenakan dari diriku sendiri yang belum pernah ikutan Kopdar bersama dedengkot - dedengkot yang ada di Jogja.

HEI, aku jadi ingin mengatakan sesuatu : ADAKAH DARI SAHABAT YANG BERKUNJUNG DISINI ADALAH SALAH SATU BAGIAN DARI CAH ANDONG YANG DOYAN IKUT KOPDAR?

Dan, aku juga diberi award dari beberapa sobat blogger. Senang sekali bisa akrab dengan mereka. Tanpa mereka, mungkin aku dan halaman ini bukan apa - apa. Tapi, dibalik itu, aku juga ingin meminta maaf, mengingat (nampaknya) aku kehabisan nama untuk membagikan award ini (karena terlambat posting mungkin, :D). Terimakasih untuk numb3rblog.blogspot.com, nuansapena.blogspot.com, dan facebook-hot.blogspot.com.

[..]


MENDUKUNG FILM 2012

Memandang dari sisi lain. [Pembahasan singkat film 2012]

Di tengah antusiasnya pemuda mengantri di loket - loket penjualan tiket bioskop, ada hal yang menarik untuk disimak. Beberapa dari dewan pengambil keputusan melarang warganya untuk menikmati dentuman dan plot - plot berliku dari film sensasional 2012. Mulai dari mengkaikannya dengan ramalan bangsa Maya, Mami Loreng, atau para(tidak)normal yang menasbihkan bahwa semua nafas manusia akan berhenti pada ujung akhir 2012.

Catatan penting : bagi para penonton (yang nonotn full, bukan tidur ditengah cerita) diharapkan memberikan sumbangsihnya, karena menjadi saksi dimana akan ada tiga kapal besar yang masih mengangkut ratusan, bahkan ribuan manusia yang akan berlabuh di dataran tinggi baru (mengalahkan Everest dan Tibet) yang tercipta akibat tektonik, yakni di Afrika Selatan. Ada manusia, (masih) ada bumi, masih ada mahkluk hidup. Apa itu yang disebut kiamat?

Catatan lanjutan : untuk yang (maaf) belum nonton, saran saja "jangan melihat pembahasan picik milik entertaiment!". Mereka terlalu memaksakan sebuah sensasi bahwa film 2012 adalah cerita tentang kiamat, lantas meminta konfirmasi (kepada yang sebenarnya tidak berhak) yaitu para(gak)normal. Jangan percaya SETUMPUL SILET, jangan melihat ES SERUT INVESTIGASI, jangan memutar GRASAK GRUSUK, dan kroco - kroconya yang berbau omong kosong semua.

Konsep kapal dan banjir besar, aku yakin semua umat muslim pasti pernah mendengar kisah yang bertautan sama dengan hal tersebut : NABI NUH. Semua orang geografi dan geologi pasti sepakat dengan adanya teori klasik : PERGESERAN LEMPENG. Nah, itulah yang menjadi tiang dan pasak dari film yang berduari 157 menit ini.

Ada yang cukup menggelitik : MENGAPA ORANG - ORANG "ITU" TIDAK MENGECAM FILM The Day After Tomorrow? Armagedon ? Deep Impact ? The Core? Dan jika para penikmat film ini sedikit perhatian : ADAKAH ORANG INDO YANG MASUK KAPAL ? Ataukah benar bahwa orang US menganggap orang Indonesia adalah bangsa yang tidak unggul dan tidak pantas hidup di hari kemudian?

Catatan lagi : di dalam Film, tidak divisualisasikan adanya Bible atau pun Al-Quran yang diselamatkan. Namanya juga film fiksi.
[..]


REFRESING MATA

Ternyata mata butuh refresing.

1. ASTROBOY [the movie-2009]

Sebelumnya, sebuah terima kasih yang sedalam - dalamnya untuk KOTAKALONG.COM, yang memberikan sebuah link dimana aku dapat mendonlot file film CGI Astroboy ini di uploader Indowebster (beruntung banget, soalnya server lokal, hehe). Butuh dua setengah hari untuk mengunduh file yang berbobot 520MB ini. Tempatnya pun nomaden, kadang di kampus (dengan wifi 100Kb/sec, kadang RTO juga), kadang juga di rumah (modem MOBI 15Kb/s). Sebuah kegigihan, demi mendapatkan sensasi klimaks lagi, sebuah reuni hangat untuk tokoh kartun yang ku idam - idamkan pada masa kecil silam.

Baik. Ini link filmnya [http://www4.indowebster.com/4dc68ff4426c5d4f10204474228e50d1.mkv]. Dan ini link subtitlenya [http://www.4shared.com/file/150809212/eeb4f3d3/Astroboy_2009_TS.html]. Monggo diserumput!.

2. 2012 [bukan Doomsday ataupun Supernova]

Pagi - pagi (jam setengah sembilan) datang ke 21 Amplas, eh ketemu sama si Satpam. Pesan : buat yang mau ke 21 AMPLAS, mending bawa temen yang banyak, biar satpamnya takut ngusir. Oh ya, sampai artikel ini dibangun, belum ada pembatasan tiket, soh, mari menjadi calo tiket 2012, haha!

Sip sip!

Malam digulung oleh awan yang berlapis. Kilat dan kilat, saling berkejaran, lalu saling menumbuk. Ah, untung angin tidak ikut bergolak. Suasana yang cukup mencekam untuk menonton film "kiamat". Tetap teguh pada apa yang ada disaku :tiket masuk studio 4 yang sudah dibayar dengan 25 ribu rupiah.

Sapa yang udah nonton transformer dua? Panjang kan filmnya : tapi mbosenin. Namun, 2012, yang juga berdurasi lumayan panjang (157 menit), aku jamin, tidak akan ada rasa bosan yang akan menggelayut di kepala anda. Plot demi plot, kejutan demi kejutan akan membangun andrenalin anda. Walau ada klise, namun hal ini tidak akan terlintas di benak anda jika melihat efek yang disungguhkan. Aku sendiri dimabuk, antara sadar atau tidak, bahwa semua itu hanyalah perbuatan komputer semata.

Tidak perlu ragu untuk menyaksikan kedahsyatan film ini. Jangan coba - coba nonton di rumah, apalagi bajakan. Karena semua adalah kejutan, dan kejutan itu paling afdhol dengan bidikan bioskop yang datar, dan tentu saja DOLBY (ha-ha-ha, aku paling senang dengan DOLBY, aku tergila - gila dengan kemantapan suaranya).
[..]


RASAKAN !

Biar mereka juga merasakan apa yang ku rasa.

Ini bukan masalah cinta dan ciuman. Tapi ini masalah kekurangan alias krisis listrik yang dialami beberapa orang di ibu kota sana. Listrik padam, dan mereka mengumpat. Bahkan hingga berdemo menuntut petinggi PLN mencopot jabatan. Aku punya pendapat lain, bahkan ingin menggorok orang gila yang demo macam itu.

Taukah anda? Mengapa aku ingin merebus mereka?. Dulu, ketika masih bercokol di Mataram, yang namanya mati lampu sudah menjadi tradisi. Listrik padam adalah hal biasa, bahkan kami (sebagai penduduk kota Mataram) sudah paham bahwa kapasitas yang dimiliki PLN tidak cukup untuk menghidupkan semua kebutuhan listrik, terlebih pada beban puncak. Bahkan, hingga detik ini, di Mataram masih terdapat pemadaman bergilir.

Atau, ada lagi. Begini kira - kira :
Mbak : Masmu itu, waktu ditempat survei sana (NTT), ngoroknya luar biasa.
Aku : Masa?
Mbak : Iya, waktu kita lagi kerja, dia tidur, terus ngorok.
Aku : La kok dia malah tidur?
Mbak : Lo, kita itu kerja malam hari, lembur gitu. Listrik baru ada kalau malam hari, siang hari mana ada listrik.

Dan, kedua di kedua daerah ini pun, tidak ada aksi demo karena defisit yang tengah terjadi.

Salah siapa coba kalo listrik mulai memasuki titik nadir? Jumlah penduduk yang makin tinggi, sejalan dengan meningkatnya kebutuhan hidup, termasuk listrik dan alat - alat yang pakai listrik. Wajar saja, PLN akan kolaps jika mereka menyalakan semua alat listrik pada waktu yang bersamaan : beban puncak, yang biasanya hadir ketika pukul 5 sore hingga 9 malam. Sudah kah kita mematikan lampu yang tidak diperlukan pada periode itu?

Ada sebuah pikiran realistis. Masyarakat butuh listrik. Minta Pada PLN. PLN meningkatkan kapasitas produksi listriknya atau membuat plant pembangkit baru (yang paling murah adalah PLTU-yang pake batu bara). Tentu PLN tidak akan bikin di Jakarta, bahkan disekitarnya. Tapi jauh dipelosok sana. Mengapa ?. Karena batu bara jelas bikin polusi. Nah, lihat lah. Masyarakat minta listrik, tapi malah bikin masalah baru, polusi di daerah lain. Kenapa orang Greenpiece kok gak marah - marah soal yang ini?

Sebelum anda berdemo, sebaiknya anda melihat rumah ada dulu. Perlukah menyalakan lampu di siang hari ? Atau perlukah anda membayar iuran listrik untuk menonton sinetron yang tidak bermutu?.
[..]


ANTARA TRAFIK DAN PERSONALISASI

Wuih, berat bangat bahasanya. Lebih berat traktor di sawah tapi.

Beberapa kawan - kawan blogger mendesakku untuk membikin sebuah buku tamu, alias shoutmix atau C-box. Rasanya sih, hampir disetiap penjuru (sejauh jangkauanku untuk saling mengunjungi), ada saja sebuah kotak kecil, yang berisikan kalimat - kalimat singkat disertai link si tukang bikin kalimat tersebut. Tidak ada yang salah, dimana ada tempat untuk membagikan link (walau statusnya bukan dofollow) dan kemungkinan besar akan mendapat umpan balik terhadap link tersebut, baik dari empunya blog maupun dari visitor blog tersebut.

Dulu, sebelum blog ini berkembang hingga cantik (maaf narsis dikit) seperti sekarang, sebuah kotak shoutmix oren pernah menghiasi dinding halaman ini. Banyak rekan yang ikut mejeng disitu. Cantik juga sih memang, tapi, aku setelah menimbang dan memilah, terputuslah sebuah kebijakan untuk "meniadakan shoutmix".


Lihatlah, begitu singset-nya blog ini, skrol dikit, sudah sentuh ke bawah. Kalo di Benchmark dengan blognya mas Anang (yang punya jam terbang jauh lebih maknyos dari blog ini), kakve-santi terbilang pendek. Kawan - kawan dapat melihat, dari komentar yang ter-skrol, dan artikel - artikel yang menggunakan readmore. Bukankah indah jika blog itu simpel dan gak ribet ? (sebagai komparasi lihat saja blognya Mas Wantoro-kawan saya dari Mataram @ www.gemblu.co.cc). Atau seorang blogger yang menjunjung tinggi ke-minimalisan, kalo gak salah ardianzzz.blogspot.com.

Sekali lagi, menurut pandanganku, kakve-santi bukannya tidak menyediakan buku tamu, namun hanya dikemas jadi satu dalam kotak komentar. Ini juga dapat membantu kawan - kawan sekalian. Pasalnya, jika ada visitor lain yang datang ke blog ini, ia cukup melihat sebuah hal saja yakni komentar, tidak perlu melihat ke kotak shoutmix sebagai buku tamu.

Kalau kita mau berhitung dengan tepat, rata - rata visitor blog kita mencapai lebih dari 20. Jikalau ia hanya meninggalkan link lewat buku tamu, maka akan dengan mudah ia digusur dengan peninggal jejak lainnya yang ada di atasnya. Jadi, kapan ia dapat kesempatan untuk lebih sering dikunjungi.

Ada yang kurang puas dengan kebijakan di atas? silahkan berdemo di depan sekretariat kakve-santi.blogspot.com. Tapi jangan lupa izin ama pak Polisi dulu, ntar dikira demo ilegal.
[..]


RINDU PANTAI

Maklum, anak lombok tapi tersesat di kota tanpa pantai.

Pantai - pantai ini terletak di pelosok Gunung Kidul, tempat dimana surga bagi para penikmat ombak, penikmat pasir dan penikmat ketenangan. Dari kota Jogja kira - kira 2 jam perjalanan menuju tenggara. Tidak hanya pantai yang ditawarkan, pemandangan sepanjang roda motor anda berputar turut memanjakan retina mata anda. [maaf] Foto ini aku bidik sendiri, bukan hasil kopas. So, anda sudah dapat satu refrensi untuk mendapatkan tepian laut yang seksi. he-he-he.

Pertama. Pantai Sepanjang. Ke timur dari pantai Baron, ada jalan berbatu.



Kedua. Pantai Sundak. Aku pernah bikin cerita pantai Sundak tahun lalu. Tapi berhubung pantai Sundak dan Ngandong berdempetan, kali ini view lain yang aku dapatkan.




Ketiga. Pantai Ngandong. Luar biasa. Sebuah pantai yang indah. Bersebelahan langsung dengan pantai Sundak. Persisnya, ada di sebelah timur lagi dari pantai Sepanjang.




PANTAI

Pasir yang mengikat
kaki - kaki yang tersangkut di tebing dan
Bakar saja epidermisku

Ssttt..! Angin berisik meracau
ombak enggan pecah

Aku dimabuk gelora

-Pantai Ngandong, 7 November 2009
[..]


CICAK DISANGKAR BUAYA, BUAYA NEMPEL DI TEMBOK

Hot isu. Sejenak menilik apa yang salah.

1. Ibu Prita dan Pak Anggodo.
Dua orang ini sempat bikin heboh, namun beda masa dan beda situasi. Beda juga persepsi. Beda reaksi kami penonton TV. Ada yang dilaknat, ada juga yang diberikan semangat. Ibu Prita (yang sempat dibuatkan banner oleh beberapa kawan blogger), terjerat skandal yang semestinya bukan sebuah ledakan besar, bahkan terkesar dibuat besar. Sedangkan Pak Anggodo, sengaja dibungkus karung, agar tak nampak bom waktu yang melilit ditubuhnya. Agar tidak ada orang yang tau, kapan bom itu akan membelalakkan mata pemirsa televisi.

Ibu Prita : seekor musang kecil, yang tidak bawa sepeser rupiah lantas dibidik pemburu dan tempatnya yang istimewa adalah dibalik aroma keringat napi.
Pak Anggodo : seekor macan berbulu merak, menari - nari, merasa ia mendapat suatu keistimewaan : tanpa mesti menciumi busuknya sel tahanan, padahal semua orang tau ia telah berkoar - koar disana sini dibalik speaker sadapan telpon KPK.

Sudah tegakkan, hukum versi mereka.


2. Evan si Brimob.
Masuk salah satu subforum di Kaskus, langsung dihadang rentetan tread soal abang kita dari Brimob itu. Tampang sih gak sangar, tidak terkesan orang yang doyan fitness, namun lidahnya bak pisau dapur habis dipake perang dunia ketiga. Mendadak ia menjadi aktor penting bagi si pecandu netter, apalagi kaskuser. Bahkan, namanya kini disandingkan dengan sebutan ALAY/MAHO yang bagi sebagian kalangan memiliki konotasi yang kurang pantas.

Beberapa tread di kaskus jelas - jelas menghujat orang ini. Mereka juga membuatkan judul yang pasti bersikan ejaan nama orang ini. Bahkan, seorang kawan blogger berani membawa keluar beberapa screenshoot dari pesbuk Evan yang menjadi sorotan panas (dipesbuk inilah starter point itu terjadi) dari sebuah tread di kaskus. Bagi yang ingin tahu, sebaiknya langsung ketikkan "kaskus.us" di addres bar, dan CTRL+F "the lounge", lanjutkan dengan menge-klik.

Aku : Kapan aku bisa nonton berita bergenre lain ?
[..]


PAKAI MASKER !

Malu aku jika virus ini menular padamu.
[sebuah dedikasi untuk antisipasi]


Dari kemarin, sabtu, tenggorakan ini rasanya seperti di garuk tepian garpu. Suhu badan meningkat. Belum lagi mesti ikut seminar, karena sudah kadung bayar, dengan tempat ber-AC dan belum tau kaidah - kaidah masuk angin. Maka jadilah ia seperti ini, hidung meler, hidung berontak, dan hidung beraksi mendesah lembut dengan menyemburkan cairan bening ke penjuru depan muka. Bersin.

Sekarang sih udah oke, walaupun masih takut sentuh yang namanya minuman dingin. Tinggal perkara pilek saja, dan aku akan berpesta pora dengan secopok likuid yang bermahkotakan es batu. Yang itu memang tidak boleh terlupakan. Tapi, ada sesuatu yang justru aku ingat kembali setelah tertimpa ini sakit : MASKER !.

Pernah satu ketika, aku berblogwalking dan sampailah pada sebuah artikel kopas yang bersumber dari detik.net yang isinya kurang lebih begini : "Apabila sakit dengan gejala Influenza supaya mengenakan masker dan tidak beraktivitas dan pergi ke dokter apabila sakit flunya tidak membaik," kata Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Depkes, dr Tjandra Yoga Aditama dalam surat elektronik yang dikirimkan Puskom Depkes, Senin (13/7/2009).

Kalimat pak Tjandra itu terlontar ketika flu babi masih menggila di sekitaran tengah taun ini. Bukannya tidak berdasar, namun hal ini (pake masker) bisa mengurangi kemungkinan menularnya sebuah flu, apalagi jika flu tersebut adalah flu babi atau flu burung. Menurut kabar yang beredar, gejala awal tiga flu ini sama saja, yakni bersin - bersin dan pilek. Jadi mana tau itu flu biasa atau malah flu yang membawa mudarat lebih.

Selain itu, mengingat flu adalah penyakit yang cukup mudah penularannya, maka pantaslah bagi yang sedang berbulan madu dengan flu untuk setia mengenakan masker sebagai perhatiannya kepada orang - orang disekitarnya. Toh, sebagai orang yang menonton wajah, kita juga tidak merasa jijik jika hanya melihat seutas kain penutup hidung ketimbang melihat cairan lezat berayun disekitar goa di atas mulut.

Setuju? Mari hidup sehat.
[..]


UPDATE PAGERANK

Aku melihat beberapa senyum.

Sebelumnya, aku mau bilang, kalo kepalaku pening, tubuh meningkat suhunya, dan hidung mulai disumbat cairan virus. Masuk warnet saja masih mikir - mikir, karena dijamin menggigil akibat AC yang disetel terlalu kencang. Jadi, mohon maaf sebelumnya jika belum sempat mampir kembali.

Ketika blogwalking hari ini, aku melihat beberapa senyuman dari kawan - kawan blogger yang bangga akan pemberian dari mbah Gugel. Pagerank, siapa sih yang tak ingin punya pagerank?. Mereka begitu berbangga, hingga menuangkannya dalam sebuah postingan baru bak seorang yang konser dan diberi standing applause. Aku melihat sebuah cerah dari masing - masing empunya blog. Aku melihat beberapa semangat yang tidak terkoyak, semangat dan beberapa harapan baru, berharap mbah Gugel masih punya pemberian yang lain.

kakve-santi.blogspot.com cuma punya pagerank 3. Dulu sih blog ini berangkat dari PR 0 hingga akhirnya pageranknya nyangkut di angka 1. Bukan kepalang bangganya, punya blog yang punya pagerank. Mulailah aku mencoba peruntungan dalam dunia bisnis, pasang iklan, pasang banner. Beberapa situs periklanan sempat menolak kehadiran blog ini, namun aku kemudian tertawa terbahak - bahak ketika blog ini mencuat menuju angka 3. Mengapa? Aku berpikir (dengan sombongnya), 'kasian kau biro iklan, kini halaman saya punya nilai jual yang melejit, dan aku tidak akan menjilat air liur sendiri dengan menawarkan blog ini kepadamu (lagi)'. Ha-ha-ha.

Tapi, semua berubah. Cukup sudah berkecimpung dalam peruntungan klik pada iklan.

Aku tentu berharap banyak pada mbah Gugel agar PR blog ini naik satu tingkat menuju tangga keempat. Tapi, jika melihat angka - angka statistik, cukup jarang mbah Gugel menghibahkan angka 4 (dan angka - angka selanjutnya) kepada situs yang disebut blog. Kalaupun ada, blog itu sudah cukup usia, dan memiliki nilai eksotis yang berdaya jual tinggi.

Kapan ya aku bisa menikmati angka 4 ketika mengecek Pagerank?

NB : malam ini aku cek PR, dan ALHAMDULILAH naik JADI EMPAT!!!!!

[..]