GERAKAN MEMBUANG BAYI BERSAMA


Kepada peri – peri cinta kecil tanpa sayap yang tersasar di toliet.

Saya tidak tahu apa yang ada di kepala “orang tua”-mu saat mereka sedang melaksanakan kegiatan ah-ih-uh mereka. Saya juga tidak tahu, apakah mereka melakuannya di tempat yang empuk, atau justru dibalik belukarnya semak - semak. Saya juga tidak tahu, apakah rasa suka sama suka atau cuma sekedar obat tidur yang bikin kegiatan esek - esek itu berjalan lancar.

Yang jelas, kalian datang disaat yang tidak diinginkan.

Saya bangga kepada "orang tua"-mu. Mereka diberi keberanian untuk meninggalkanmu dan membiarkanmu untuk menapaki fase 'hidup di dunia' ini dalam kesendirian. Tidak semua orang tua mampu membesitkan ide yang segila itu. Kalian belum mendapatkan ijazah sarjana bahkan mengeyam bangku sekolah sekalipun, namun "orang tua"-mu sudah yakin kalian akan hidup bahagia.

Berbanggalah. Tuhan tidak akan serta merta meletakkan kalian dalam posisi yang tidak nyaman. Kalian tentunya telah diberikan keahlian dan bakat yang lebih banyak dari pada bayi - bayi yang lain. Sejak pertama kali kalian hadir, kalian telah diberikan kemampuan membuat orang lain iba tatkala melihatmu. Selanjutnya, kalian juga diberikan kekuatan magis yang dapat menarik perhatian dan kasih sayang orang lain kepadamu sekalipun orang tersebut tidak mengenalmu bahkan pertama kali bertemu denganmu.

Tidak semua bayi mendapatkan keahlian tersebut.

Kalian lebih beruntung ketimbang kawan - kawan kalian yang harus berakhir ketika dibekap, dicelupkan ke dalam air, atau yang mesti dikorek sebelum mereka sempat melihat gemerlapnya dunia.

Kalian datang ke dunia bukanlah sia - sia. Kalian datang membawa banyak pesan kepada dunia yang telah jauh hari kalian terima dari Tuhan di atas sana. Jangan berkecil hati sebab kalian adalah bagian dari tentara malaikat yang Tuhan kirimkan kepada kisruhnya kondisi moral bangsa ini.

Selamat datang, duhai malaikat kecil. Saya akan duduk mendengarkan pesan yang telah dikirimkan Tuhan lewat kalian.






Yang Satu Kategori

122 Komentar:

  1. ha... entah apa yang terjadi dalam pikiran mereka

    BalasHapus
  2. kenikmatan yang tak bertanggung jawab, mungkin itu gambaran sadisnya..

    BalasHapus
  3. kenapa saia merasa kak kakve dapat momongan ya? :)

    BalasHapus
  4. bayi emang dari dulu menggemaskan :D

    BalasHapus
  5. kejam bener ya orang yang buang anaknya setelah melakukan hubungan terlarang....

    BalasHapus
  6. ah, alinea ketiga dari bawah itu menyeramkan... =.="

    kenapa ya ada orang yg tega mmbuang bayi, jelas-jelas itu ulah mereka sendiri

    BalasHapus
  7. serem amat judulnya ya.. Sekarang memang banyak yang melakukan hal yg haram itu sehingga korbannya adalah bayi tak berdosa. Itulah akibat melakukan hal yg haram

    BalasHapus
  8. td saya liat berita di tv dalam kurun waktu 4 hari sudah ditemukan beberapa kasus pembuangan bayi, pertanda apakah ini?

    BalasHapus
  9. ckckckckck...

    padahal baru saja sore tadi saya berniat mengirimkan CV dan Surat Lamaran kepada TUHAN. untuk posisi : IBU.

    ini yg udah dapet, main buang aja =_________=;

    BalasHapus
  10. koq ngeri ya ngebayangin ah ih uh nya trus dibekep... *nggak nyambung dodol*
    hehehee....

    yak.. kita adalah perenang-perenang unggul.. yang mengalahkan jutaan benih lainnya..

    BalasHapus
  11. paragraf ketiga dari bawah menyeramkan =.="

    ko ada ya orang tua yg jahat mbuang anaknya, padahal itu hasil dari ulah mreka sndiri

    BalasHapus
  12. emang ga ada yang lahir di dunia ini dengan sia-sia ya ka..hhe.

    BalasHapus
  13. heheheh nupang lewat sob...sambil minta kopinya dong...

    BalasHapus
  14. dan kita pun harus bersyukur karena kita telah dijaga orang tua kita dengan baik

    nice sob
    Happy Blogging

    BalasHapus
  15. Wah kata2mu ngena bgt Sob... klo dipikir2 buat apa ya dulu dibikin klo cuma harus dibuang .... tapi itu tetep lebih baik sih dari pada di gugurin dan di bakar.... smoga gak ada lagi yg kaya gtu..... :P

    Semangat n happy blogging...

    BalasHapus
  16. selamat malam,...

    setelah membaca ini aku sedikit terdiam,entah apa yg hrs saya komentari.
    selain tulisan ini bgt bagus,dan pesannya sampai.duh..prihatin sekali...banyak pasangan yg bgt sangat menginginkan anugerah indah ini,tp byk juga yg tanpa rasa menyia-nyiakan nya.

    like this ^^

    BalasHapus
  17. cuma pingin enaknya doang -_-

    BalasHapus
  18. weww.. mengerikan.. makin parah moral penduduk bumi nii.. tapi jujur.. aku suka artikel ini.. moga segala kebaikan terlimpah atas mereka yang telah ditinggalkan dan atas mu yang telah mengingatkan kami semua kawanku... selamat malam.. jangan pernah berhenti untuk berkarya... ^_^

    BalasHapus
  19. Perlu segera diadakan pendidikan moral disekolah sekolah... :) Peace

    BalasHapus
  20. ehmm, postingan yang mengena mewakili seluruh jeritan jabang bayi yang disia-siakan dalam kekejaman yang tak terukur.

    BalasHapus
  21. pasti yang tega berbuat seperti itu blom tau rasanya keguguran 2x :(

    BalasHapus
  22. Bayi yang tidak di inginkan...apa inginkan bayi
    Kalau saya pilih Inginkan Bayi....jadi jangan di buang ya....sayang udah enak2an bikinya,trus kalau bayinya lahir Lucu-lucu lagi,bagi yang pengen buang bayi....tolong deh pandangi lekat-lekat bayi yang sangat lucu dan lugu itu,apakah hati nurani mu tidak menjerit saat membuang bayi yang lucu dan menenangkan hati?

    BalasHapus
  23. sebuah pemikiran out of the box. kereeeennn...

    memang bener ya, mereka2 bayi yang terbuang adalah orang pilihan yang pasti hadir di dunia karena alasan tertentu... semoga orang tua na cepet tobat deh

    BalasHapus
  24. Ya Allah.., benar2 merinding aku bacanya.
    Heee.., aku tak tahu harus omong apa lagi.

    BalasHapus
  25. Setelah kupikir2... mungkin benar skali apa yg tertulis disini.
    Mereka lahir dg banyak 'kelebihan' meskipun mereka tak diinginkan ataupun malah dibuang oleh ortu kandung mereka.
    Semoga Allah selalu melindungi mereka yg telah terbuang sejak lahir...

    BalasHapus
  26. komen pertama saya disini...
    salam kenal dululah
    :D

    BalasHapus
  27. smg smua pbuatan mereka mnjd pelajaran bwt kita smua...naudzubillahi min dzalik

    BalasHapus
  28. aborsi ya??
    ah maren aku juga dikasih liat video tentang aborsi
    ugh
    http://4k4n3-chu.blogspot.com/2010/10/nafsu-makan-dan-aborsi.html

    BalasHapus
  29. aku jadi sebel sama di ah ih uh >,< seenaknya sendiri :((, tegarlag kalian :|

    BalasHapus
  30. ibu itu salah mengartikan kali, TPA (Tempat Pembuangan Akhir) dia kira TPA (Tempat Pembuangan Anak), lah diletakkannya ditempatnya..

    BalasHapus
  31. Wah, sekarang sih itu bukan hal baru lagi ya, terutama di Indonesia.
    Ga nyangka banget ada orang yang kayak gitu. Itu sih sama aja kayak `habis manis sepah dibuang`. Cuma mau enaknya aja.. Ckck

    BalasHapus
  32. anak adalah anuggrah dan tiipan dari Tuhan
    begitu teganya samapi membuangnya

    BalasHapus
  33. om,tukar link po'o :) bls diblog ku ya

    BalasHapus
  34. kalo gam mau punya momongan jangan ngelakuin hal yang belum waktunya....,
    Orang lain sudsah dapatin , nih orang orang pada maen buag sembarangan klayak barang aja.... huffff...

    Kunjungan malam gan ...,
    selamat malam.....

    BalasHapus
  35. em.... parah amat emang... yang lain pada ngebet banget punya momongan , yang lain malah disia siakan gitu...

    BalasHapus
  36. Masa sih ini akanmenjadigerakan bersama ?? ***kaget bercampur OON

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    BalasHapus
  37. Tega benar, membuang sebuah baji di WC. mudaha2n orang yg melakukkan itu diampuni oleh sang pencipta.

    BalasHapus
  38. Tulisan ini mantab, saya menikmati setiap kata dari awal sampai selesai...

    BalasHapus
  39. Miris....sedang tak ada setitikpun yg luput dari pertanggung jawaban kepadaNYA

    BalasHapus
  40. gw sedih bacanya. ah, gw kehabisan kata-kata.

    BalasHapus
  41. Menyentuh bgt, nice gan :) . .

    BalasHapus
  42. sekejam-kejamnya harimau tidak akan memangsa anaknya, tetapi manusia yang memiLiki mata akaL dan mata hati justru meLakukan tindakan yang di Luar akaL sehat.

    rasa tanggung jawabLah yang bisa menterjemahkannya. yakni, setiap perbuatan tentu ada konsekuensi yang harus diterima.

    BalasHapus
  43. sekejam2nya binatang, tp mereka menyayangi anak2nya.. ni manusia tp ko lebih dr binatang ya.. :'(

    BalasHapus
  44. Serasa banget.. aku ingin sekali membacakannya dalam sebuah program sastra-prosa naratif di radio tempat saya bekerja, mas.

    BalasHapus
  45. maka jangan heran kalau bencana demi bencana melanda negeri kita

    BalasHapus
  46. sadarlah wahai manusia semua akan dipertanggung jwabkan hari kemudian

    BalasHapus
  47. iya iya.. kok tega ya orang tua mereka, cuma doyan bikinnya doang.

    btw, udah lama gag kemari, ini blog jadi keren banget sih... desainnya bikin sendiri ya?
    tadinya dakuh kira ini blog wp loh, tapi ternyata blogspot. waaahhh kereeennn... so simple, so white, so great :)

    BalasHapus
  48. gila neh posting...
    pas baca judulnya,, kaget,
    eh baca isinya, bagus juga...

    BalasHapus
  49. haaah. biasanya yang seperti itu terjadi kepada anak di bawah umur. sehingga, kapan hari guru saya pernah mengatakan, ' anak kecil melahirkan anak kecil ' xixixixi

    masuk akal juga quote guru saya.

    BalasHapus
  50. mereka yang membuang akan
    menanggung akibatnya di akhirat kelak

    BalasHapus
  51. terkutuklah yang menyia2kan nya

    BalasHapus
  52. miris sekali saudara-saudara -_- karma pasti ada hmmmm

    BalasHapus
  53. Kita beryukur memiliki ORTU yang baik
    Dan kita juga kan mampu menjadi ORTU yg baik :)

    BalasHapus
  54. pasti orang tua seperti itu mendapatkan ganjaran yang setimpal!!!

    BalasHapus
  55. smakin aneh saja dunia ini

    BalasHapus
  56. tulisan yang bagus sebagai kritik sosial sekaligus sebagai penyemangat anak-anak yang terbuang.
    saya suka :)

    BalasHapus
  57. ^_^

    tak bisa mensyukuri nikmat ... hmm ...

    BalasHapus
  58. berlomba membuang bayi,,,padahal tak sedikit yang menginginkannya namun tak kunjung mendapatkan berkah itu

    BalasHapus
  59. kata kasarnya buat mereka yang membuang bayi, mereka senang bikinnya tapi gak mau hasilnya >,< huhhhh

    BalasHapus
  60. oh no they're not human when they make it up...

    BalasHapus
  61. saya bingung harus berkomentar apa ... ketika melihat judulnya sudah geram ... tapi membaca isinya terharu T_T

    BalasHapus
  62. Duh, tulisannya benar2 dibuat dengan sentuhan kalimat yang akan membuat orang tersentuh jika membacanya. Bayi2 tak berdosa itu terpilih karena seperti tulisan diatas bahwa Allah memberikan sejuta kelebihan kepada mereka.

    BalasHapus
  63. Apakah kegiatan semacam itu akan berkurang atau malah justru akan bermaharajalela kedepannya.

    BalasHapus
  64. memang zaman udah edan...
    bang, follow blog ane juga dunk

    BalasHapus
  65. Kenapa manusia zaman sekarang semakin kehilangan moral..?

    P.S.
    Bang Affan/Bang Ibnu/Bang Rahmadi
    (Gak tau harus manggil apa)
    Ajarin Aul dong bang, bikin scroll box untuk komentar...?
    Soalnya yang ngomment di blog Aul kayaknya risih, kalo harus nyari comment box ke bawah banget gara2 didorong sama comment2...
    Tolong ya bang...
    :)

    BalasHapus
  66. selamat kawand atas kelahiran sang buah hati tercinta

    BalasHapus
  67. Met mlm,lam knl ya,sekalian aq follow blog ini

    BalasHapus
  68. iya, bersyukur kita terlahir dalam keadaan "diinginkan" oleh orangtua kita..Namun apa isi hati mereka saat seorang bayi terlahir, tidak ada yang tahu...

    BalasHapus
  69. pertanda apakah ini? dan apa tindakan pemerintah terhadap masalah yang makin larut ini?

    BalasHapus
  70. kayaknya mereka yg ikut program KB yang suka membuang-buang bayi :D hahaha....

    BalasHapus
  71. seharusnya berani berbuat, berani bertanggung jawab. jangan mau enaknya aja

    BalasHapus
  72. wah perdana nih saya kesini...
    touchscreen klo udah dicoba enak juga kok gan...
    tapi memang clasic is better for guarantee.

    salam kenal yak,

    BalasHapus
  73. iya..bener banget..
    mereka cuma bisa bikin nya aja..
    tapi gak bertanggung jawab....

    kadang saya mikir..
    kalau emang gak mau hamil..
    ya mbok..main aman pakai pengaman...

    berani berbuat harus berani bertanggung jawab
    semoga anak-anak tersebut mendapatkan masa depan yang lebih baik

    BalasHapus
  74. cinta satu malam oh indahnya, *suara "orang tua"* cinta satu malam buatku melayang *suara bayi terbuang* hhe

    BalasHapus
  75. ni maksudnya bayi hewan kan?.....
    "yang diberikan kelebihan dari bayi2 yang lain"

    maaf low salah.. abis ni konotasinya kentel banget sich.. hehhe.. ^^

    BalasHapus
  76. Zaman mank dah hampir sampai d ujungnya. smoga kita g terseret ke sana...

    BalasHapus
  77. waduwww.. bingung bacanya ane..

    BalasHapus
  78. link sudah ditanam sobat..... cekidot

    BalasHapus
  79. itu bukti klo rasa tanggung jawab manusia semakin berkurang, seharusnya berani berbuat berani bertanggung jawab, bisanya cuma buat...!!!

    Makasi kak, udah mau mampir ke halaman rumahku yang berantakan atau bahasa kerennya "sederhana"...!!! :D

    BalasHapus
  80. tega banget tuh buang bayi,,, dimana hati kecil orang tersebut,,,, gak punya hati tuh orang,,,,,

    BalasHapus
  81. tulisan yang sangat menyentuh perasaan.....

    BalasHapus
  82. Aku sedih sekali membaca tulisanmu
    Tega sekali yah seorang ibu membuang bayi mungil tak berdosa, darah dagingnya sendiri
    Kenapa yah mereka tidak berpikir untuk menebus dosa atas apa yang dilakukannya, dengan memelihara bayi atas hasil perbuatannya.. Sungguh aku tidak mengerti..

    BalasHapus
  83. miris....tak ada alasan apapun untuk pembenaran tindakan orangtua2 itu *grr*

    BalasHapus
  84. Namanya juga manusia sob, maunya yang enak2nya adja. Nggak pada mau susah, apalagi kalo jiwa muda yang menggelora, nafsu tak terkontrol pun menjadi ending pelarian

    BalasHapus
  85. Duh.. mengingat mereka.. membuat air mata saya berlinang.. semoga orang2 tua mereka diberi petunjuk oleh Allah untuk bertaubat..

    BalasHapus
  86. kunjungan pagi sobat...
    selamat beraktifitas dan sukses selalu

    BalasHapus
  87. teh dan roti nya pake selai srikaya ya kak utk aku :)
    miris memang, tapi seperti yang kak tulis, smeua hal ada maksud dan tujuan untuk kehadiran mereka :)

    BalasHapus
  88. alasan kesulitan ekonomi? no way

    BalasHapus
  89. sepertinya lagi dapat rezki baru ya mas......

    BalasHapus
  90. stiap orang d ciptakan untuk suatu tugas mulia :D

    BalasHapus
  91. waduh kenapa ada hal yang seperti ini yah... saya sangat miris membacanya

    BalasHapus
  92. waw, kata2nya menancap!
    semoga malaikat kecil itu selalu merasa bahagia, tanpa harus tau asal muasalnya :)

    BalasHapus
  93. ya dunia memang tidak pernah adil, tidak ada gunanya mengeluh, mendingan kita berpikir positif dari semua hal yg sudah terjadi.

    BalasHapus
  94. malah gw kepengen punya bayi msecepetnya... natr gw mintak ama enyak gw dah, cepet2 dinikahin ama pacar gw hehehehe... salam kenal :)

    BalasHapus
  95. malah gw kepengen punya bayi msecepetnya... natr gw mintak ama enyak gw dah, cepet2 dinikahin ama pacar gw hehehehe... salam kenal :)

    BalasHapus
  96. tulisan yang bombastis...
    isinya sangat menyentuh...
    salam sukses..

    sedj

    BalasHapus
  97. entah karena alasan ekonomi atau karena malu bayi2 kecil itu harus dibuang ya SOb....... biar si Orang tua yg menjawabnya...

    happy blogging Sob...

    BalasHapus
  98. hmm kayanya perlu banyak bersyukur nih

    BalasHapus
  99. kalo mimpi basah lain cerita lagi ya brader..:3

    BalasHapus
  100. ya gitu jadinya tuh klo lagi saraf... setan botak masuk.. malaikat mungil brojol.. dibuang deh saking lebih milih setan botak dari pada malaikat kecil..

    BalasHapus
  101. percayalah, tiada satupun yang diciptakan sia-sia di semesta ini. mudah2n mereka yang pernah memungkiri buah hatinya terketuk setelah membaca ini...

    BalasHapus
  102. emang parah bener tuh orang tua yang tega ngebuang bayinya

    ga punya otak kali ya
    ckckck

    BalasHapus
  103. semakin canggih teknologi, semakin canggih pula setan dalam menggoda manusia untuk berbuat maksiat

    BalasHapus
  104. berharap pada apa yang tidak pasti...

    BalasHapus
  105. wow, postingannya keren..
    iya aku jg sangat prihatin dengan maraknya membuang bayi akhir2 nie..
    Benar2 nggak bertanggung jawab .. :(

    BalasHapus
  106. harus banyak2 bersyukur deh, bisa dilahirkan dengan kasih sayang orang tua. prihatin dan miris, ketika lihat bayi2 kecil dibuang, semoga mereka bisa mendapat kebahagian jg dan mendapat tempat yg layak

    BalasHapus
  107. Baru semalam saya mendengarkan curhatan, ah ada marah sebal dan entah perasaan apa yangberkecamuk di dada ini...

    Aku jadi ingat dengan si kecil Keysa yang sebulan sempat dekat bersamaku karena dia lahir tidak diinginkan, sampai akhirnya dipisahkan denganku karena diberikan pada orang....

    Sungguh, gambaran bayi yang diceritakan Kak Ve adalah Keysa meski dia todak di buang tp dia kurang kasih sayang dan disia-siakan...

    BalasHapus
  108. Pembawaan permasalahan yang unik mas, karena melihat suatu kondisi dari sudut pandang yang saya anggap berbeda dari cara orang lain dalam memandang sebuah masalah.

    BalasHapus
  109. Orang tua yang membuang anaknya memang gk bener, andai saja kita di buang, apa yg terjadi??

    Tapi saya setuju dengan pendapat mas, sangat menarik, berbeda dengan orang lain :...

    BalasHapus
  110. Kasian banget mas klo bayinya di buang, Orang Tua macam apa TEGA membuang anaknya sndiri..

    BalasHapus
  111. articles of interest to read ...:) and please visit Universitas Islam Indonesia

    BalasHapus
  112. bahkan nyawa seekor panda lebih berharga dari mereka...

    BalasHapus
  113. geregetan bacanya.. menyia-nyiakan amanah!!

    BalasHapus
  114. subhanallah, baru baca yang ini singkat tapi dalem...

    BalasHapus